Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puspa Negara Apresiasi Langkah Bupati Badung Naikkan Dana Ogoh-Ogoh Jadi Rp40 Juta Buat Sekaa Teruna

gerindra
Bali Tribune / Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung memberikan apresiasi atas kebijakan Bupati Badung meningkatkan bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh untuk sekaa teruna/yowana dari sebelumnya Rp25 juta menjadi Rp 40 juta pada tahun 2026.

Menurut Gerindra Badung peningkatan jumlah bantuan ini sejalan dengan visi memperkuat peran pemuda sebagai pewaris budaya, pengembang kreativitas, serta penjaga kearifan lokal di Badung.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara, mengatakan bahwa kebijakan ini tidak hanya layak, tetapi merupakan hak bagi para pemuda Badung yang tergabung dalam Sekaa Teruna.

“Langkah Pemerintah Kabupaten Badung memberi bantuan dana melalui Dinas Kebudayaan patut diapresiasi. Ini sebagai wujud nyata pengayoman dan pemantik semangat kreativitas semangat berkarya kaula muda kita,” kata Puspa Negara, Sabtu (6/12/2025).

Bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh akan meningkat dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta per Sekaa Teruna mulai tahun 2026. Pemerintah juga merencanakan pencairan dana pada sekitar Februari 2026 menjelang Hari Raya Nyepi, agar proses pembuatan ogoh-ogoh dapat maksimal.

Pada tahun sebelumnya, bantuan diberikan kepada 585 Sekaa Teruna/Yowana dari 122 Desa Adat dan 546 Banjar Adat di Kabupaten Badung. Kenaikan ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap budaya lokal dan generasi muda.

“Sedikit gambaran, bahwa pada tahun 2025, setiap Sekaa Teruna menerima bantuan sebesar Rp25 juta. Angka Rp40 juta untuk tahun 2026 ini menunjukkan kenaikan yang signifikan sekitar 60 persen,” terangnya.

Bantuan dana ini selain untuk kebutuhan festival, pemerintah menilai dukungan ini mampu menjadi ruang kreativitas sekaligus atraksi budaya bagi masyarakat dan wisatawan.

Selain bantuan ogoh-ogoh politisi asal Legian ini berharap  program ini berkembang lagi untuk mendukung kegiatan kepemudaan lainnya.

“Kami ingin bantuan dana kreativitas ini dikembangkan lagi, selain untuk ogoh ogoh, juga agar diupayakan dana bantuan motivasi untuk keberlangsungan dan keberlanjutan kreativitas Sekaa Teruna pada berbagai program,” tukasnya. 

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.