Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Putus Komunikasi" Jelang Pilkada Badung, PDIP dan Golkar Siap Tarung?

Bali Tribune / KIKA - Putu Parwata dan Wayan Suyasa

balitribune.co.id | MangupuraPeta politik di Kabupaten Badung menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mulai mengerucut. Besar kemungkinan akan ada dua pasangan calon (Paslon) bupati/wakil bupati yang akan tarung berebut takhta orang nomor satu dan dua di Gumi Keris.

Kedua Paslon ini yakni usungan dari PDI Perjuangan dan Paslon usungan Golkar-Gerindra dan partai koalisinya. Meski di atas kertas ada dua paslon namun peta politik menjelang Pilkada ini bisa saja berubah apabila pimpinan partai politik (Parpol) di tingkat pusat berkehendak lain.

Namun yang pasti hingga saat ini peta politik di Badung masih terbelah antara PDI Perjuangan dan Golkar. Bila kedua partai merah dan kuning ini tetap berseberangan maka dapat dipastikan akan ada dua Paslon yang bertarung di Pilkada Badung 2024. Sebab, hanya dua parpol ini saja yang bisa mengusung Paslon sendiri di Pilkada Badung. 

Dari hasil Pileg 2024 kemarin PDIP meraih 27 kursi DPRD Badung sedangkan Golkar 11 kursi dari total 45 kursi parlemen Badung. Artinya dengan raihan kursi tersebut baik PDI Perjuangan maupun Golkar sudah memenuhi syarat untuk mengusung Paslon sendiri di Pilkada.

Sedangkan kursi sisanya direbut Gerindra 4 kursi dan Demokrat 3 kursi. Meski Gerindra dan Demokrat Bersatu, belum bisa mengusung Paslon sendiri.

Peluang head to head antara paslon bupati/wabup dari PDI Perjuangan dan Golkar bersama parpol koalisi sangat mungkin terjadi. Apalagi Golkar bersama Gerindra dan beberapa parpol gurem di Badung sudah memberi angin segar untuk Suyasa-Disel Astawa berduet di Pilkada Badung menantang paslon dari PDI Perjuangan.

Selain itu hubungan antara PDI Perjuangan dan Golkar juga belakangan tidak baik-baik saja. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Nyoman Giri Prasta yang nota bena Bupati Badung bahkan di sejumlah kesempatan sudah mengeluarkan pernyataan keras akan melawan siapa pun yang menghalangi calon yang didukungnya di Pilkada Badung.

Begitu juga dari kubu Golkar yang mengaku selama 10 tahun ditindas rezim PDI Perjuangan sudah menyatakan siap tarung habis di Pilkada Badung.

Saat ini baik kubu PDI Perjuangan maupun Golkar bahkan sudah tidak saling komunikasi perihal Pilkada Badung. Keduanya putus komunikasi politik lantaran masing-masing sudah melakukan penjaringan bakal cabup/cawabup Badung. 

Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa yang dikonfirmasi, Kamis (4/7) mengakui pihaknya tidak ada komunikasi politik dengan PDI Perjuangan berkaitan dengan Pilkada Badung. Begitu juga dari PDI Perjuangan sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Golkar.

"Tidak ada. Memang tidak ada komunikasi. Dan kami hormati itu karena PDI Perjuangan kan partai pemenang," ujarnya.

Suyasa mengaku meski tidak ada komunikasi politik berkaitan Pilkada Badung, namun pihaknya tetap menghormati proses di internal masing-masing parpol.

"Tiap parpol kan punya mekanisme sendiri di internalnya, kami hormati itu. Dan kami di Golkar juga sudah berproses," kata Suyasa.

Untuk Golkar sendiri lanjut Wakil Ketua I DPRD Badung ini mengaku sudah kompak akan mencalonkan dirinya sebagai Cabup Badung berkoalisi dengan Gerindra bersama sejumlah parpol lain mengusung I Wayan Disel Astawa sebagai Cawabupnya.

"Di kami sudah. Sekarang tinggal rekomendasi dari masing-masing parpol," tegasnya.

Kapan rekomendasi Golkar turun? Suyasa memastikan sebelum jadwal pendaftaran Cabup/Cawabup ke KPU rekomendasi sudah keluar. "Untuk rekomendasi kayaknya akhir Juli sudah keluar. Karena pendaftaran kan dimulai Agustus," ucap Suyasa.

Pihaknya berharap pimpinan parpol di pusat memberikan rekomendasikan kepada dirinya bersama Disel Astawa untuk maju Pilkada Badung. "Astungkara. Komunikasi di pusat sudah, semoga tidak ada perubahan," tegasnya.

Sementara dari kubu PDI Perjuangan optimis calon dari partai ini akan memenangkan Pilkada Badung. Meski partai moncong putih masih belum menentukan Paslon, namun semua kader yang ditugaskan sudah pasti siap.

"Kami di PDI Perjuangan sudah 10 tahun berbuat untuk masyarakat Badung, jadi masyarakat sudah merasakan hasilnya. Kami rasa kami tidak perlu lagi seperti partai lain," ungkap Sekretaris PDI Perjuangan Badung I Putu Parwata, Kamis (4/7) lalu.

PDI Perjuangan lanjut dia juga tidak akan mengomentari pergerakan partai lain jelang Pilkada. Pasalnya, pihaknya di internal partai banteng hanya fokus bekerja dan berbuat untuk masyarakat Badung yang dikomandani oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

"Tugas kami bekerja dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Badung. Nanti soal siapa yang ditugaskan (sebagai Cabup/Cawabup) semua kader sudah siap," tukas Parwata.

wartawan
ANA
Category

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.