Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rabies Ancaman Serius Karangasem = 38 Ribu Anjing Divaksinasi Massal

Vaksin rabies
VAR - Vaksin rabies yang siap digunakan untuk vaksinasi terhadap 38 ribu anjing di Karangasem.

BALI TRIBUNE - Ancaman Rabies masih membayangi Karangasem mengingat sebelumnya Karangasem sempat mengalami KLB rabies.Sebagai antisipasi berjangkitnya kembali rabies, berbagai upaya tengah dilakukan Pemkab Karangasem melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, salah satunya dengan menggelar vaksinasi massal anjing liar dan peliharaan di beberapa daerah, yang berpotensi rabies.

Berdasarkan data yang dihimpun, sampai saat ini ada 38.111 ekor anjing di Karangasem telah divaksinasi rabies, sedangkan jumlah total populasi anjing di Bumi Lahar mencapai 52.000 ekor.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Made Ari Susanta, kepada wartawan Jumat (25/8) menyebutkan, saat ini upaya pemberian vaksin masih terus dilakukan pihaknya dengan fokus sasaran pada kecamatan dan desa desa yang capaian vaksinasi masih dianggap rendah. “Sekarang ini ada 12 ribu anjing yang dilepas liar di Karangasem yang menjadi target vaksin rabies,” ucapnya.

Namun demikian, pihaknya masih menemui berbagai kendala dalam vaksinasi anjing liar dimana ketika petugas datang anjing langsung keluar dengan jarak yang cukup jauh, “begitu petugas datang, anjingnya langsung lari menjauh dan menggonggong dari atas bukit,” sebutnya.Sementara untuk vaksin dengan cara ditulup belum diterapkan di Karangasem karena cara ini diakui tidak maksimal bahkan kwalitas vaksin yang masuk ke tubuh Anjing tidak maksimal.

Diakuinya populasi anjing terbanyak ada di wilayah Kecamatan Kubu, dimana satu orang warga bisa memelihra lebih dari lima ekor anjing yang dilepas liar begitu saja. Ini juga menurutnya menjadi kendala petugasnya di lapangan ketika akan melakukan vaksinasi. Untuk itu pihaknya berharap ada kepedulian dari warga pemilik anjing untuk ikut bersama menangkap anjing miliknya untuk bisa di vaksinasi.“Kami sangat memerlukan partisipasi warga, karena kita targetkan minimal adalah 70 persen sudah divaksinasi bahkan di atas itu,” lontarnya.

Sementara itu saat ini ketersediaan vaksin Rabies untuk anjing masih mencukupi yakni 52.807 dosis, dimana dari catatan yang dimilikinya tercatat ada sebanyak 15 kasus rabies pada anjing di Karangasem secara keseluruhan, dan terbanyak berada di Kecamatan Kubu. Sedangkan penyebaran pada manusia belum ada korban. Tahun lalu ada sebanyak 40 kasus rabies pada anjing di Karangasem.

wartawan
redaksi
Category

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.