Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rabies di Karangasem, Kasus Bertambah Stok Vaksin Menipis

Bali Tribune / VAKSINASI – Pelaksanaan Vaksinasi anjing oleh petugas dari Puskeswan Kecamatan Abang, Karangasem.

balitribune.co.id | AmlapuraKasus anjing positif rabies di Bai terus mengalami peningkatan. Di Kabupaten Karangasem kendati jumlah kasus anjing yang dinyatakan positif rabies menempati urutan pertama dari sembilan kabupaten/kota di Bali yakni dengan 59 kasus anjing positif rabies, namun jumlah kasus gigitan anjing liar jika dibandingkan dengan daerah lainnya relatif cukup rendah.

Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan, Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki kepada Bali Tribune, Kamis (22/6), tidak menampik jumlah kasus anjing positif rabies di Karangasem yang tertinggi dari kabupaten lainnya. Itu karena pihaknya sangat serius dalam menangani kasus rabies dan kasus gigitan anjing di Karangasem. Dalam setiap kasus gigitan anjing liar yang dicurigai anjing tersebut mengarah ke gejala rabies, pihaknya langsung mengambil sample dan membawanya ke Lab. Veteriner untuk diperiksa. Artinya sample yang dibawa ke Lab. Veteriner cukup banyak sehingga bisa saja jumlah anjing yang dinyatakan positif rabies juga banyak.

Jika tidak serius dalam hal penanganan rabies bisa saja tidak mengirim sample otak anjing yang menggigit warga tersebut ke Lab Veteriner, sehingga tidak ada kasus anjing yang dinyatakan positif Rabies. Dan itu sangat berbahaya dan berpengaruh pada upaya penanganan kasus Rabies. Artinya semakin banyak sample yang dikirim ke Lab. Veteriner maka akan makin memudahkan dalam penanganan kasus Rabies di Karangasem.

Belajar dari KLB Rabies yang terjadi di Karangasem pada Tahun 2009 dan 2010 silam, dimana saat itu jumlah kasus gigitan anjing liar mencapai 1.571 kasus gigitan dengan jumlah warga yang meninggal akibat Rabies sebanyak 5 orang di Tahun 2009, dan sebanyak 1.246 kasus gigitan anjing di Tahun 2010 dengan jumlah warga yang meninggal akibat Rabies sebanyak 4 orang. Pemkab Karangasem tidak mau hal tersebut terulang kembali, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi agar KLB Rabies tidak terjadi.

“Dengan demikian kegiatan Vaksinasi Rabies yang dilaksanakan oleh petugas kami dilapangan lebih terarah, karena langsung di daerah populasi anjing yang ditemukan kasus positif Rabies,” tegas Nyoman Siki Ngurah.

Terlebih saat upaya vaksinasi tengah digencarkan oleh tim vaksinator lapangan, ketersediaan atau stok Vaksin Anti Rabies (VAR) hewan makin menipis. Terkait ketersediaan VAR hewan, disebutkannya dari total 20.000 dosis yang dimiliki, yang sudah disuntikkan untuk kegiatan vaksinasi di seluruh kecamatan di Karangasem sebanyak 19.000 dosis.

“Nah artinya saat ini kita masih memiliki stok VAR hewan sebanyak 1000 dosis. Karenanya saat ini kita sementara hanya melayani vaksinasi di Puskeswan saja. Terlebih saat ini dalam sehari ada ratusan warga yang membawa anjing mereka untuk  di vaksin di masing-masing Puskeswan,” ucapnya.

Jika sebelumnya pihaknya menerjunkan Tim Vaksinator lapangan untuk melakukan vaksinasi terjadwal di seluruh kecamatan di Karangasem pada setiap Selasa dan Jumat, kini karena ketersediaan VAR yang menipis, pihaknya semengtara waktu hanya melayani vaksinasi anjing di Puskeswan-puskeswan yang ada.

“Karena kasus rabies makin merebak di sejumlah daerah di Bali bahkan ada korban gigitan yang meninggal dunia, banyak warga yang khawatir dan ramai-ramai membawa anjing peliharaan mereka untuk divaksin ke Puskeswan termasuk ke UPT Puskeswan di Jasri,” sebutnya.

Pascamerebaknya kasus rabies. Jika sebelumnya petugas Vaksinator lapangan banyak ditolak oleh masyarakat saat akan melakukan vaksinasi anjing liar dan peliharaan, sekarang justru berbalik warga sendiri yang ramai-ramai datang ke UPT Puskeswan untuk memvaksin anjing mereka. Sementara sampai saat ini pihaknya sudah memvaksin sebanyak 34.000 anjing di seluruh kecamatan di Karangasem, artinya vaksinasi sudah berjalan sebanyak 44 persen dari total populasi anjing liar di Karangasem yang jumlahnya mencapai 77.000 ekor. Pihaknya berharap Pemprov Bali bisa segera mendrop VAR ke Kabupaten Karangasem, untuk mengantisipasi meningkatnya kasus gigitan anjing dan menghindari adanya korban gigitan yang terpapar Rabies.

Berdasarkan data yang dirangkum oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Kabupaten Karangasem, sampai bulan Juni 2023 jumlah kasus gigitan anjing mengalami peningkatan, dari 300 kasus gigitan sampai bulan Maret meningkat menjadi 576 kasus gigitan anjing sampai bulan Juni 2023 ini, dimana hingga bulan Juni ini sebanyak 59 ekor anjing dinyatakan positif rabies.

wartawan
AGS
Category

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.