Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ramadan Penuh Berbagi, BPR Lestari Bali Distribusikan 2,6 Ton Beras ke Panti Asuhan di Delapan Kabupaten

panti asuhan
Bali Tribune / BERAS - BPR Lestari Bali mendistribusikan 2.625 kilogram beras kepada 31 panti asuhan yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Dewata, Sabtu hingga Minggu (7–8 Maret 2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Suasana bulan suci Ramadan dimaknai dengan berbagi oleh BPR Lestari Bali. Melalui program "Lestari For Kids", bank ini menyalurkan bantuan pangan sekaligus memberikan edukasi literasi keuangan bagi anak-anak panti asuhan di Bali.

Selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (7–8 Maret 2026), BPR Lestari Bali mendistribusikan 2.625 kilogram beras kepada 31 panti asuhan yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Dewata.

Penyaluran bantuan menjangkau delapan kabupaten/kota, yakni Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Bangli, Buleleng, dan Jembrana. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh karyawan BPR Lestari Bali dari berbagai divisi, bagian, hingga kantor cabang.

Kegiatan sosial ini tidak hanya berfokus pada bantuan pangan. Dalam pelaksanaan program kali ini, BPR Lestari Bali juga menghadirkan kegiatan edukatif berupa literasi keuangan bagi anak-anak panti asuhan.

Program literasi tersebut digelar di Panti Asuhan Wisma Anak Harapan dengan mengusung tema “Belajar Menabung Dengan Gembira.”

Materi literasi disampaikan dengan pendekatan yang menyenangkan bagi anak-anak, mulai dari storytelling, permainan edukatif, simulasi sederhana, hingga sesi tanya jawab interaktif. Melalui metode ini, konsep pengelolaan uang yang sering dianggap rumit diperkenalkan secara lebih mudah dipahami.

Program tersebut bertujuan mengenalkan fungsi uang kepada anak-anak, menanamkan kebiasaan menabung sejak dini, serta membantu mereka memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Direktur Operasional dan Administrasi BPR Lestari Bali, Putu Yeni Jinarti, mengatakan bahwa program Lestari For Kids tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi anak-anak panti asuhan.

“Melalui program Lestari For Kids, kami ingin berbagi sekaligus memberikan nilai tambah bagi anak-anak panti asuhan. Literasi keuangan menjadi bekal penting agar mereka dapat memahami cara mengelola uang dengan baik sejak dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, "Lestari For Kids" merupakan program yang telah menjadi agenda rutin perusahaan dan diselenggarakan setiap tiga bulan sekali.

Ke depan, BPR Lestari Bali berencana memperluas cakupan kegiatan tersebut agar tidak hanya menghadirkan bantuan pangan, tetapi juga berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut rencananya akan mencakup literasi keuangan bagi masyarakat, seminar pengembangan karier, edukasi kesehatan, hingga program kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

Melalui langkah ini, Lestari For Kids diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BPR Lestari Bali dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Bali.

wartawan
ARW
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.