Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rektor Se-Indonesia Akan Deklarasikan Sumpah Kebangsaan

Universitas
Rektor Universitas, Kepala Perguruan Tinggi dari 12 provinsi bersama perwakilan organisasi kepemudaan, usai diskusi di Denpasar.

BALI TRIBUNE - Isu radikalisme dan terorisme di Indonesia, tidak lagi merebak sebagai wacana. Isu ini sudah sampai pada taraf meresahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Yang mencengangkan, sel-sel radikalisme ini tak lagi bergerilya dalam perjuangannya. Mereka sudah mulai terang-terangan muncul di permukaan, dan melakukan berbagai aksi. Bukan itu saja, mereka bahkan sudah menyusupi kampus-kampus dan menguatkan jaringan di sana.

Fenomena tersebut membuat beberapa perwakilan dari berbagai universitas yang diwakili oleh rektor, wakil rektor, ketua yayasan, organisaisi pemuda dan organisasi kemasyarakatan, bertemu di Museum Bung Karno, Universitas Mahendradatta, Denpasar, Kamis (27/7) lalu.

Mereka menggelar diskusi intensif, membahas cara mengantisipasi fenomena radikalisme dan terorisme. Salah satu poin yang dihasilkan dalam diskusi ini adalah, para rektor se-Indonesia berencana untuk mendeklarasikan Sumpah Kebangsaan.

“Di tempat ini kita bisa merasakan spirit perjuangan para pahlawan bangsa tempoe doeloe,” kata Rektor Universitas Mahendradatta, Dr Putri Anggreni, dalam sambutannya sebagai tuan rumah pada diskusi ini.

Putri Anggreni menegaskan dukungannya terhadap pertemuan ini. Ia melihat kenyataan bahwa masyarakat Indonesia masih saja ada dan mungkin juga dalam jumlah besar sangat mudah terprovokasi dan terpengaruh dengan paham dan ideologi terorisme dan radikalisme.

“Mereka sangat mudah terprovokasi untuk merongrong kebangsaan dan kenegaraan yang mana tumbuh dan digali dari nilai-nilai dan budaya sendiri. Dengan kenyataan ini, seharusnya semua perguruan tinggi dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya Putri Anggreni.

Dalam diskusi yang dihadiri para rektor universitas dan kepala perguruan tinggi dari 12 provinsi ini, semuanya bersedia untuk menjadi Steering Comittee dan Pengundang untuk mendeklarasikan pertemuan rektor Se-Indonesia. Di rekomendasikan pula agar Steering Comittee minimal diisi oleh 150 perguruan tinggi.

Satu per satu rektor diberi kesempatan menyampaikan testimoni dalam diskusi ini. Rektor Universitas Bosowa (Unibos), Prof Dr Ir Muhammad Saleh Pallu M.ENG, misalnya, menegaskan bahwa negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah sebuah kesinambungan bagi anak cucu dan tidak sekadar sebagai sebuah sejarah.

“Jadi, kita berkewajiban menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, berarti kita berjuang untuk masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Sementara Rektor IAIN Palu, Prof Dr Zainal Abidin, nenegaskan, konsensus kebangsaan sudah final. “Sumpah Kebangsaan perlu didengungkan kembali. Konsensus pilar empat kebangsaan harus dijaga," tegas Wakil Rektor I Universitas Cokroaminoto Makassar, Prof Dr Baharuddin Mappangaja.

Sementara Rektor Universitas Mpu Tantular Jakarta Mangasi Panjaitan, menggarisbawahi agar gerakan para rektor bisa menghadirkan seluruh rektor di Indonesia. "Di Indonesia ada 4.350 Perguruan Tinggi dan kami berharap pertemuan tersebut bisa dihadiri seluruh Rektor atau Ketua Perguruan Tinggi," tegasnya.

Pertemuan ini menyepakati nama gerakan mereka dengan Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme. Gerakan tersebut akan bekerja untuk mendeklarasikan Sumpah Kebangsaan yang akan menghadirkan Presiden Joko Widodo.

wartawan
San Edison
Category

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click

5 Kebakaran dalam Sebulan, Polres Bangli Ancam Pidanakan Pelaku Pembakaran Hutan

balitribune.co.id | Bangli - Peristiwa kebakaran kerap mengancam kawasan hutan Bangli. Sepanjang September 2026, sedikitnya lima kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah hukum Polres Bangli. Meminimalisir terjadi kebakaran hutan, polisi pun mengeluarkan peringatan keras. Pelaku yang sengaja membakar hutan atau lahan terancam dipidanakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Defisit Rp96,324 Miliar, P-APBD Buleleng 2026 Akhirnya Diketok

balitribune.co.id | Singaraja - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2026 akhirnya mendapat persetujuan DPRD Buleleng. Di balik kesepakatan tersebut, pemerintah daerah harus menjalankan postur anggaran dengan defisit mencapai Rp96,324 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Salah Satu Tersangka Kasus Jual Beli Bayi dalam Kondisi Hamil

balitribune.co.id | Bangli - Penyedik Satreskrim Polres Bangli telah menetapkan tiga tersangaka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan transaksi jual beli bayi. Ketiga tersangka yakni l IWD (35) warga Desa Songan, Kecamatan Kintamani; JR alias Ria (26), warga asal Pandeglang, Banten; dan CS alias Putri (18), warga Lampung, sudah sejak sepekan meringkuk di ruang tahanan Polres Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Copot Sekda Klungkung, Bupati Satria Tepis Spekulasi Politik

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria secara mendadak mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung A.A. Gede Lesmana dan melantik Gusti Ngurah Agung Mahajaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Klungkung. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.