Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Penyeberang Antre di Padang Bai

ANTRE – Ribuan penumpang tampak mengantre masuk kapal fery yang akan membawanya ke Pelabuhan Lembar (NTB). Antrean ini terjadi lantaran buruknya cuaca di Selat Lombok, sehingga berpengaruh terhadap rute pelayaran dari Padang Bai ke Lembar maupun ke Pulau Gili Trawangan.

BALI TRIBUNE - Hingga Kamis (26/7) petang, antrean kendaraan penyeberang masih terus mengular dan bahkan tambah parah. Berdasarkan pantauan koran ini di Pelabuhan Padang Bai kemarin, antrean kendaraan yang didominasi truk barang dan kendaraan pribadi, sudah mencapai 10 kilometer atau sudah sampai di By pass Ida Bagus Mantra, Klungkung. Sejumlah personel dari keepolisian Polsek Padang Bai dan Polres Karangasem dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas guna mengatasi terjadinya kemacetan di jalur Denpasar-Amlapura dan arah sebaliknya. Tidak hanya kendaraan truk, ribuan penumpang juga terlihat membludak dan antre menunggu adanya kapal fery yang bongkar muat. Membludaknya jumlah penumpang pejalan kaki ini terjadi pasca hantaman ombak tinggi di wilayah pesisir laut selatan pada Rabu (26/7) lalu, sebab sebagian besar dari penumpang tersebut berangkat dengan tujuan Pulau Nusa Penida, Klungkung. Begitu kapal KMP Nusa Jaya Abadi atau kapal roro tujuan Nusa Penida tiba dan sandar untuk bongkar muat, ribuan penumpang yang sudah menunggu dari pagi langsung berdesakan untuk masuk ke dalam kapal.  Sementara itu, cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi di perairan Selat Lombok bagian utara yang menjadi jalur penyeberangan fery dari Padang Bai tujuan Pelabuhan Lembar dan Gili Trawangan Lombok, juga mengakibatkan terjadinya keterlambatan kedatangan kapal dari Pelabuhan Lembar. Belum lagi kapal yang akan berlabuh tersebut dihadang terjangan ombak pantai di dua dermaga di Padang Bai. Sebagian besar nahkoda memilih untuk menunda sandar hingga hantaman ombak tinggi mereda.  Supervisi PT ASDP Padang Bai, Susmadi kepada wartawan ini di Dermaga I Padang Bai, kemarin mengatakan, sejak Rabu malam terjangan ombak pantai terjadi dan cukup mengganggu aktivitas bongkar muat kapal. “Masalahnya cuman terjangan ombak pantai. Jadi bongkar muat kapal harus menunggu hingga ombak pantai mereda. Setelah itu baru dilakukan bongkar muat! Apalagi di Dermaga II sangat rentan terkena hantaman ombak pantai,” ungkapnya.  Dijelaskannya, sebenarnya cuaca di tengah perairan Selat Lombok masih cukup aman dan kendalanya hanya hantaman ombak pantai saja. Sementara untuk mengatasi antrean panjang, pemberangkatan kapal dari Padang Bai tidak lagi menggunakan jadwal, artinya begitu ada kapal yang sandar langsung muat. Sementara itu, panjangnya antrean dan lamanya pergerakan antrean kendaraan mulai membuat para sopir truk mengeluh. Selain kesulitan mendapatkan makanan, para sopir yang rata-rata harus dua hari bermalam dalam deretan antrean panjang ini mulai mengeluh kehabisan bekal. “Saya dua malam berada dalam antrean di jalan menuju pelabuhan. Saya juga tidak tau kapan bisa diseberangkan, soalnya kapalnya seperti ini sedikit yang berangkat,” kesah Joni Efendi, salah satu sopir truk sembako asal Sumbawa, NTB. Selain kehabisan bekal, Joni yang truknya memuat sembako ini mulai khawatir barang muatannya akan rusak sebelum sampai tujuan.

wartawan
Redaksi
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.