Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSD Mangusada Tiadakan Jam Kunjung Pasien Cegah Kerumunan, Pasien hanya Boleh Didampingi Satu Orang

Bali Tribune/ BEZUK – Mencegah penyebaran virus Corona, RSD Mangusada mengambil kebijakan meniadakan jalan bezuk (kunjung) pasien.
Balitribune.co.id |Mangupura  - Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung meniadakan jam besuk untuk pasien. Kebijakan ini diambil untuk mencegah pengunjung atau keluarga pasien berbondong-bondong datang ke rumah sakit di tengah meningkatkan wabah virus Corona (Covid-19).
 
Menurut Direktur Utama RSD Mangusada dr Ketut Japa penghapusan jam kunjung pasien ini sesuai arahan Pemprov Bali dan pemerintah Kabupaten Badung.
 
“Jam kunjung pasien ditiadakan untuk mengurangi kerumunan orang guna mencegah penyakit menular seperti Tubercolosis, Hepatitis maupun Covid-19,” ujarnya, Selasa (17/3/2020). 
 
Untuk mendampingi pasien, pihak rumah sakit hanya memperbolehkan maksimal dua orang penunggu pasien.
 “Kebijakan ini sementara berlaku untuk dua minggu ke depan sampai tanggal 30 Maret,” tegasnya.
 
Sementara untuk pasien di IGD dan rawat jalan hanya boleh didampingi oleh satu orang. Pihaknya pun mengimbau bagi pasien yang ingin melakukan pemeriksaan rawat jalan agar melakukan pendaftaran online melalui Mangusada mobile. 
 
“Kami juga meminta agar tidak membawa anak sehat ke rumah sakit dan bagi penunggu dan pengunjung rumah sakit yang mengalami demam, batuk dan pilek tidak diperkenankan masuk  ke areal rumah sakit. Kita juga mewajibkan penunggu pasien melakukan cuci tangan yang benar dengan fasilitas yang telah disediakan,” terangnya.  
 
Kemudian untuk mengantisipasi ada pasien Covid-19 yang dirujuk ke RSD Mangusada, pihaknya mengaku sudah menyiapkan ruang isolasi.
 
“Jika di RS Sanglah penuh, RS Unud penuh bisa kita terima rujukannya ke RSD Mangusada. Kita sama-sama membantu proses penanggulangan penyakit ini,” terang dr Japa.
 
Untuk mencegah terjadinya penularan, pihak rumah sakit juga telah menyediakan hand sanitiser yang bisa digunakan oleh tenaga medis, pasien maupun penunggu pasien yang datang ke RSD Mangusada. Selain itu di pintu masuk rumah sakit juga disiapkan penyemprotan disinfektan.  
wartawan
I Made Darna
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.