Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSIA Dibangun, Bupati Harap Berikan Multiplier Effect Bagi Pembangunan Buleleng

Bali Tribune / GROUND BREAKING - BupatI Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna didampingi Komisaris PT Puri Bunda Dr Made Suyasa Jaya SpOG (K) dan Direktur Utama dr Ida Bagus Semadi Putra SpOG, meletakkan batu pertama pembangunan RSIA Puri Bunda Singaraja, Sabtu (28/5)
balitribune.co.id | SingarajaSetelah Denpasar dan Tabanan, kini Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Puri Bunda mengembangkan unit layanan di Kabupaten Buleleng. Kehadiran RSIA Puri Bunda ini ditandai dengan ground breaking atau peletakan batu pertama yang dilakukan di Jalan Komodo, Kelurahan Banyuning, Singaraja, Sabtu (28/5).
 
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, didampingi Komisaris PT Puri Bunda Dr Made Suyasa Jaya SpOG (K) dan Direktur Utama dr Ida Bagus Semadi Putra SpOG,  pada acara  ground breaking rumah sakit yang rencananya akan dibangun tiga lantai.
 
Agus Suradnyana berharap pembangunan RSIA Puri Bunda Singaraja dapat memberikan multiplier effect serta dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah di kabupaten Buleleng terutama menyerap tenaga kerja dan manfaat di bidang ekonomi bagi masyarakat di sekitar. “Akan ada multiplier effect untuk pembangunan dan perekonomian di Buleleng. Mudah-mudahan fungsi sosial tetap bisa dikedepankan dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agus Suradnyana.
 
Menurutnya, dibangunnya RSIA Puri Bunda merupakan investasi positif karena akan memberikan proteksi bagi ibu dan bayi yang baru lahir agar terhindar dari penyakit yang selama ini belum dapat tertangani karena kurangnya SDM dan alat yang mumpuni. Dan ini,imbuhnya akan menambah jumlah fasilitas kesehatan. Dimana, Kabupaten Buleleng telah memiliki delapan rumah sakit umum pemerintah dan swasta.
 
“Anak usia nol bulan hingga enam tahun merupakan usia sensitif yang akan mempengaruhi karakteristik di masa depan. Untuk itu diperlukan penanganan yang lebih baik dari spesialisnya. Tentu ke depan, semoga pelayanan Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Singaraja bisa memberikan rasa aman dan nyaman serta menjadi rujukan bagi ibu-ibu yang akan melahirkan,” harapnya.
 
Komisaris PT Puri Bunda dr Made Suyasa Jaya SpOG(K), merasa bangga dan apresiasi atas kehadiran Bupati Putu Agus Suradnyana yang hadir dalam ground breaking RSIA Puri Bunda Singaraja, “Kehadiran Bapak Bupati Buleleng memberikan dorongan kepada kami, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
 
Pihaknya ingin menegaskan, keinginan dalam berkontribusi bagi pembangunan di Buleleng melalui hadirnya pelayanan kesehatan rumah sakit untuk ibu dan anak.
 
“RSIA Puri Bunda Singaraja ini, RSIA ketiga yang kami kelola, para pemegang saham ini sebagian besar orang Buleleng, ini lahir dari rasa jengah kami, penyambutan pemerintah daerah dan masyarakat itu yang membesarkan hati kami, kami merasa mendapat penerimaan luar biasa, saat bakti sosial di Buleleng kami diterima dengan baik,” ungkap Made Suyasa Jaya.
 
Sedangkan Dirut PT Puri Bunda dr Ida Bagus Semadi Putra SpOG, mengatakan, dari studi kelayakan  populasi angka pasangan usia subur di Kabupaten Buleleng cukup besar.Begitu juga ibu hamil dan melahirkan angkanya cukup tinggi, dibanding daerah lainnya di Bali.“Warga Buleleng banyak yang mencari layanan kesehatan ke tempat jauh apalagi iklim investasi di Buleleng cukup kondusif.Itu yang menjadi ketertarikan kami memilih Buleleng untuk pengembangan usaha,” ucapnya.
 
Sementara untuk layanan bayi tabung, dr Ida Bagus Semadi Putra menyatakan,akan melihat perkembangan sejauh mana angka tingkat kesulitan hamil bagi warga didaerah Buleleng.”Kita akan melihat kondisinya terlebih dahulu,” ujarnya.
 
Untuk itu dr Ida Bagus Semadi Putra mengaku optimis rumah sakit yang dibangun di Buleleng akan berkembang dan menjadi pilihan masyarakat terlebih pengalaman selama ini di Denpasar dan Tabanan cukup menjadi dasar untuk diimplementasikan di Buleleng.”Kami cukup optimis akan menjadi pilihan masyarakat termasuk di Buleleng sehingga masyarakat tak perlu jauh-jauh mencari kualitas layanan terbaik.Ini dedikasi kami dan kami berharap menyambutnya secara positif,” ucapnya.
 
Untuk diketahui,RSIA Puri Bunda akan dibanguns di atas lahan seluas 3,120 meter persegi, keseluruhan luas bangunan gedung mencapai 5,058,9 meter persegi  ini setelah beroperasi penuh akan berkapasitas 83 tempat tidur dengan pelayanan komprehensif kesehatan ibu dan anak meliputi Layanan Gawat Darurat, Layanan Rawat Jalan, Layanan Rawat Inap, Layanan Intensif, Layanan Penunjang Medis mencakup Laboratorium, X-ray dan USG dan Layanan Penunjang Non-Medis lainnya.“Pembangunan gedung rumah sakit diperkirkan selesai tahun 2023 dan sudah dapat dinikmati oleh warga Kabupaten Buleleng pada umumnya,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.