Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSU Negara Tak Pernah “Mengcovidkan” Pasien

Bali Tribune/PULANG – Suasana pemulangan pasien sembuh. Sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Jembrana, RSU Negara menegaskan tidak pernah “mengcovidkan” pasien.
Balitribune.co.id |  Negara Pasca mencuatnya isu adanya rumah sakit yang “mengcovidkan” pasien, RSU Negara memastikan tidak pernah “mengcovidkan” pasien. Bahkan isu nasional yang tersebarluas terutama di media sosial tersebut justru berdampak mempersulit penanganan.
 
Kendati kasus terkonfirmasi Covid-19 mengalami lonjakan yang signifikan sejak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, namun angka kesembuhan pasien terkonfrimasi Covid-19 di Jembrana hingga kini juga terus mengalami peningkatan. 
 
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha Kamis (8/10/2020) mengatakan, setelah sempat mengalami penurunan pada bulan lalu, kini angka kesembuhan pasien terkonfirmasi Covid-19 semakin meningkat. Ia menyebut persentase kesembuhan per Kamis kemarin sudah mencapai 86 persen.
 
“Angka kesembuhan perlahan-lahan kini menanjak. Per pukul 10.00 Wita ada 16 orang dipulangkan di RSU Negara. Totalnya 303 orang sudah sembuh dari 352 pasien positif covid-19 di Jembrana,” sebutnya. Tingkat kesembuhan tersebut berbeda jauh dengan capaian bulan September lalu yang sempat mencapai 68 persen. “Progress kesembuhan cukup baik. perlahan terus menanjak. Harapannya jumlah pasien sembuh bisa terus ditingkatkan. Sedangkan kasus positif kita tekan agar tidak terjadi lonjakan. Salah satunya melalui sosialisasi 3 M secara masif di semua lapisan masyarakat, “ jelasnya.
 
Di tengah lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang terjadi beberapa bulan terkahir ini, RSU Negara sebagai satu-satunya rumah sakit yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali sebagai rujukan pasien Covid-19 di Jembrana memastikan tidak pernah ada upaya “mengcovidkan” pasien seperti yang mencuat di media. 
 
Direktur RSU Negara dr I Gusti Ketut Oka Parwatha usai melepas 16 pasien Covid-19 yang sembuh setelah menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSU Negara Kamis (8/10/2020) kemarin meluruskan adanya isu nasional terkait adanya oknum rumah sakit yang mengcovidkan pasien.
 
“Tidak ada seperti itu di Jembrana. Mohon diluruskan, tidak pernah kita ada niat maupun kesengajaan (memalsukan data pasien Covid-19) seperti yang beredar di media sosial dan menjadi isu nasional,” tegasnya. 
 
Menurutnya selama melakukan penanganan pasien Covid-19 di Jembrana dari awal mewabahnya Covid-19 delapan bulan lalu, pihaknya memastikan tetap megang aturan dan melakukan tindakan berdasarkan pedoman yang diberikan pemerintah pusat. 
 
“Selama ini kita tetap bekerja sesuai pedoman maupun kode etik dengan tujuan merawat pasien sehingga tidak timbul korban,” ujarnya.
 
Ia juga tidak menampik, adanya isu yang tersebar luas tersebut juga berpengaruh terhadap pihaknya di Jembrana. Menurutnya isu tersebut justru malah mempersulit penangannan pasien Covid-19 di rumah sakit milik Pemkab Jembrana ini. Terutama dalam memberikan edukasi dan KIE kepada pasien maupun keluarga pasien. Namun pihaknya tetap mengajak semua pihak untuk turut mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemic Covid-19 . Terutama dalam upaya memutus penyebaran virus melalui penerapan pola 3 M (masker, mencuci tangan serta menjaga jarak) dengan benar. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.