Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saat Pandemi, Buah Lokal Buleleng Terserap Hingga 2 Ton

Bali Tribune/ Ilustrasi lahan perkebunan buah anggur di Buleleng.
Balitribune.co.id | Buleleng - Sejak mulai dilaunching program 'Peken Protani' oleh Dinas Pertanian (Distan) Buleleng bulan Juli lalu, jumlah buah lokal Buleleng yang terserap sampai dengan bulan September ini mencapai hingga 2 ton.
 
Melalui dukungan sebanyak 40 SKPD di lingkup Pemkab Buleleng, tercatat sebanyak 90 produk buah segar dan olahan berhasil terserap oleh para ASN. Jumlah ini kemungkinan besar masih terus akan bertambah seiring dengan tingkat permintaan konsumen atau masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini disampaikan langsung Kepala Distan Buleleng, Made Sumiarta.
 
Dikatakan Sumiarta, pemasok produk-produk ini seluruhnya berasal dari binaan-binaan petani Distan yang tersebar di seluruh kecamatan di Buleleng. "Ada pula kelompok petani binaan, dan para pelaku usaha yang terdiri dari gapoktan," kata Sumiarta.
 
Untuk itu, Distan selalu berupaya memfasilitasi kelompok binaan tersebut khususnya bagi binaan yang belum bisa memasarkan hasil produk-produknya. Selain buah lokal Buleleng, sampai saat ini juga sudah terserap sebanyak 60 Kg sayur-sayuran hasil panen dari para petani lokal Buleleng.
 
"Produk-produk ini mayoritas pembelinya adalah para ASN di Lingkup Pemkab Buleleng, yang mana ini merupakan sebagai upaya membantu petani lokal Buleleng yang mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil pertaniannya dimasa pandemi Covid-19 ini," jelas Sumiarta.
 
Buah yang diserap dari petani lokal tersebut diharapkan bisa digunakan untuk konsumsi di tingkat keluarga, maupun digunakan untuk keperluan banten. Pemanfaatan buah impor, dianggap kurang selaras. Sebab, pada upacara hari keagamaan, diutamakan buah-buah lokal.
 
Tingginya permintaan terhadap buah lokal ini, lazimnya terjadi saat menjelang hari raya. rata-rata sangat menggemari jeruk lokal Buleleng, ada pisang, jambu kristal dan buah lokal lainnya yang sesuai dengan waktu panen. Dan ini dinilai sangat membantu para petani lokal untuk memasarkan produknya.
 
Sehingga, seluruh petani sangat antusias dan kedepannya melalui program ini diharapkan juga mampu menyasar masyarakat umum melalui kerjasama dengan Dinas Disdagperinkop dan UKM Buleleng. "Minimal produk dari para petani dapat dipasarkan dan terus bisa berjalan ditengah pandemi Covid-19 ini," tandas Sumiarta.
wartawan
Release
Category

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanggapi Sentilan Presiden Prabowo, DPRD Badung: Sampah di Bali Itu Kiriman Lintas Pulau, Pusat Harus Turun Tangan!

balitribune.co.id | ​Mangupura - Menanggapi sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto terkait masalah sampah di Bali dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul baru-baru ini, DPRD Kabupaten Badung angkat bicara.

Pihak legislatif menegaskan bahwa masalah sampah di Bali bukan sekadar isu domestik, melainkan fenomena kiriman lintas pulau yang memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Perketat Pengawasan: Pastikan Pilkel Serentak 2026 Transparan

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat jalannya demokrasi di tingkat desa.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda di Puspem Badung, Jumat (30/1), legislatif menyatakan akan menempatkan fungsi pengawasan sebagai prioritas utama guna menjamin integritas Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.