Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sanjaya-Dirga Beber Langkah Strategisnya Kelola APBD dan Atasi Defisit

Bali Tribune / DEBAT - Calon Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya, didampingi pasangannya, I Made Dirga selaku calon Wakil Bupati, saat debat Pilkada 2024 kedua, Rabu (13/11).

balitribune.co.id | Tabanan – Calon Bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya membeberkan strategi keuangan yang akan ditempuh untuk mengatasi defisit anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Sanjaya yang merupakan calon Bupati petahana menyebut, upaya strategis yang akan dilakukan adalah dengan melakukan peningkatan dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, ia memastikan proses penyusunan APBD dilakukan dengan sebaik-baiknya mulai dari tahap perencanaan, melihat postur anggaran, dan pengawasan.

“Dalam pengelolaan keuangan daerah yang terpenting dan sangat diperhatikan dulu adalah perencanaannya. Kedua, bagaimana anggarannya. Dan ketiga, bagaimana pengawasan atau kontrolnya,” beber Sanjaya dalam debat terbuka Pilkada 2024 kedua pada Rabu (13/11).

Dengan didampingi pasangannya, I Made Dirga selaku calon Wakil Bupati, Sanjaya menyampaikan itu saat menjawab pertanyaan dalam sesi penajaman visi misi dengan sub tema pengelolaan APBD yang akuntabel dan transparan dari panelis.

Menurutnya, peningkatan potensi PAD merupakan salah satu cara untuk mengatasi defisit. Namun, ia menegaskan bahwa dalam proses penyusunannya, APBD bisa dirancang defisit sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Nantinya, defisit yang dirancang dalam APBD tersebut akan ditutupi dengan sisa lebih perhitungan anggaran atau yang selama ini lebih dikenal dengan silpa. Karena itu, baginya, defisit anggaran dalam APBD selama ini merupakan sebuah kewajaran.

“Di dalam tata kelola keuangan daerah di Tabanan, selama ini defisit sebuah kewajaran. Yang dimaksud defisit biasanya di akhir tahun akan ditutup dengan silpa,” jelas Sanjaya.

Ia kemudian menyebut perancangan defisit dalam sebuah APBD itu merujuk pada salah satu peraturan menteri keuangan (PMK). Dalam ketentuan PMK itu, sebuah daerah boleh merancang defisit pada APBD maksimal empat persen.

“Tapi Kabupaten Tabanan tidak pernah lebih dari tiga miliar untuk menetapkan defisit. Di akhir tahun selalu kami tempatkan silpa sehingga APBD selalu balance (berimbang) dan paripurna,” tegasnya.

Karena itu, sambungnya, dalam selama periode kepemimpinannya, Tabanan sudah lima tahun berturut-turut mendapatkan predikat paripurna dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

“Tidak ada masalah dalam pengelolaan tata keuangan daerah di Tabanan. Dan, terbukti kami sepuluh kali mendapatkan laporan (hasil pemeriksaan) keuangan WTP (wajar tanpa pengecualian),” pungkas Sanjaya. 

wartawan
JIN
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.