Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sasar 30 Ribu Siswa SD, Target Tuntas Dua Pekan

Bali Tribune / ANAK – ANAK - Vaksinasi covid-19 bagi anak-anak sudah dimulai pelaksanaannya Selasa (15/12). Para siswa SD pun antusias mengikuti vaksinasi di sekolah masing-masing.

balitribune.co.id | Negara – Vaksninasi covid-19 pada anak kini di mulai di Jembrana. Sasaran vaksinasi ini adalah anak usia 6 sampai 11 tahun. Vaksinasi perdana sudah dilaksanakan Rabu (15/12) dan akan berlanjut hingga ditargetkan tuntas dalam dua pecan ini. Anak-anak pun tampak antusias mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan di sekolah.

Setelah vaksinasi remaja dan dewasa berjalan selama sebelas bulan sejak dimulai Februari lalu, kini vaksinasi covid-19 berlanjut ke kalangan anak-anak. Ada 30 sampai 35 orang anak usia 6-11 yang menjadi sasaran vaksinasi anak ini. Ribuan anak itu akan menerima vaksinasi jenis Sinovac. Ditargetkan vaksinasi anak ini tuntas dalam dua minggu. Vaksinasi perdana Selasa kemarin dilaksanakan di SD Negeri 1 Baler Bale Agung  Kecamatan Negara. Ada 322 siswa yang telah menerima vaksin di hari pertama.

Antusias anak-anak untuk mengikuti kick off kegiatan vaksinasi ini cukup tinggi. Para guru mendapingi satu persatu siswa yang akan di vaksin. Meraka tampak tetap ceria saat mendapatkan suntikan vaksin. “Sudah pernah di suntik jadi tidak takut. Teman-teman juga gak ada yang takut. Tidak lama sakitnya” ujar salah seorang siswa, Ayu (8) usai divaksin. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata memastikan kesiapan pelaksanaan vaksinasi anak ini.

“Seluruh vaksinator sudah siap kita target 30 ribu anak yang merupakan siswa SD. Sebenarnya provinsi menargetkan 27 ribu anak ,tapi dari data kami kita akan laksanakan vaksinasi sejumlah 30 ribu sasaran. Jika berjalan lancar, optimis bisa tuntas selama 2 minggu," ujarnya. Dikatakannya pelaksanaan vaksinasi anak ini sudah didukung persediaan stock vaksin yang memadai. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jembrana untuk menjadwalkan vaksinasi anak.

Sasaran vaksinasi anak ini menurutnya adalah siswa jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) sederajat di Kabupaten Jembrana. "Saat ini sekolah sedang PTM. Kami jadwalkan per titik sekolah. Jadi petugas vaksinator akan datang langsung kesekolah sekolah ," jelasnya. Vaksinasi anak ini dikatakannya secara umum bertujuan memutus rantai penularan kasus covid-19 karena sebelumnya vaksinasi sudah diberikan kepada masyarakat dewasa sehingga kini dilanjutkan vaksinasi bagi siswa sekolah dasar.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba melihat kesiapan vaksinasi anak ini sudah sangat baik. Salah satunya sudah didukung kesiapan vaksinator yang telah berpengalaman dalam pelaksanaan vaksinasi sebelumnya. "Mengawali vaksinasi anak,  sasaran kita sebanyak 322 anak. Persiapannya sudah baik. Sekolah-sekolah sudah terjadwal .Demikian pula vaksinator dan ketersediaan vaksinnya sudah sangat baik. Pihaknya menargetkan diakhir Desember 2021 ini vaksinasi ini sudah mencapai 100%.  

“Harapannya tentu tujuan vaksinasi bagi anak ini mendukung terwujudnya herd immunity di Jembrana, " ujarnya. Sedangkan untuk pencapaian sebelumnya yakni vaksinasi remaja dan dewasa dinilainya  juga seuda  berjalan baik. Terbukti menurutnya saat ini mampu tercapai 99 persen, kendati diakui memang masih ada data warga Jembrana yang hingga kini belum melaksanakan vaksinasi. " Kalaupun ada yang belum itu warga berKTP Jembrana namun domisilinya diluar," ungkap politisi asal Desa Kaliakah ini. 

wartawan
PAM
Category

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.