Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebarkan Sulteng Bangkit Melalui Promosi Langsung

MENGENALKAN - Table top antara BPW Sulteng dan Bali yang mengenalkan destinasi wisata tak terdampak bencana alam

BALI TRIBUNE - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Pariwisata Sulteng menggemakan kepada masyarakat luas bahwa industri pariwisata di daerah itu sudah mulai bangkit pasca dilanda gempa dan tsunami pada September 2018 lalu. Plt Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Nurhalis Lauselang saat promosi langsung di Sanur, Denpasar menyatakan bahwa promosi ini untuk memberitahukan masyarakat luas jika pariwisata di Sulteng tidak lumpuh. "Promosi ini juga untuk mengubah pemikiran masyarakat, bahwa Sulteng tidak lumpuh dan sekarang sudah bangkit," tegasnya.  Dia mengakui ada wilayah yang terdampak gempa dan tsunami yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, namun telah direstorasi. Bahkan masih banyak destinasi wisata terkenal di Sulteng yang tidak kena dampak gempa, tetapi ditinggalkan oleh wisatawan. Sebagian wilayah di Sulteng masih layak untuk dikunjungi oleh wisatawan baik dari berbagai negara dan domestik. "Sayang sekali jika daerah yang tidak terdampak ditinggalkan. Pariwisata di Sulteng masih ada memang terkena dampak bencana tapi sebagian kecil dan wilayah lainnya di Sulteng masih layak dikunjungi," jelas Nurhalis dihadapan sejumlah biro perjalanan wisata (BPW) member Asita Bali. Pihaknya meyakinkan para BPW di Bali ini agar kembali percaya diri menjual paket wisata Sulteng dan membawa wisatawan ke provinsi itu. "Agar membantu kami untuk membangkitkan kesan image pariwisata Sulteng," harapnya.  Destinasi yang tidak terdampak ada di 9 kabupaten diantaranya destinasi Pulau Somboris, Megalith Stones, Pulo Dua, Air Terjun Saluopa, Tanjung Karang, Keraton Banggai, Togean Underwater. Destinasi-destinasi tersebut dipromosikan di Bali dengan menghadirkan beberapa BPW. "Bahkan destinasi favorit wisatawan Eropa itu Danau Poso juga tidak terdampak bencana," sebut Nurhalis. Destinasi yang ditawarkan Provinsi Sulteng itu adalah wisata alam dan olahraga bawah laut. Pasca gempa dan tsunami, Nurhalis mengungkapkan memang terjadi penurunan kunjungan wisatawan bahkan banyak yang melakukan pembatalan ke Sulteng. "Dampak pembatalan kunjungan ini bahkan sampai ke Sulawesi Utara. Itu informasi dari agent perjalanan wisata. Pemahaman masyarakat tentang gempa di Sulteng itu akhirnya membawa dampak kepada provinsi lain juga. Ini yang mau kita kembalikan bahwa sebenarnya tidak seperti itu," jelasnya. Destinasi yang terkena dampak bencana masih bisa dikunjungi tetapi hanya untuk melihat jejak dari peristiwa alam itu karena fasilitas pendukungnya pun masih dalam kondisi rusak. Sedangkan untuk kuliner yaitu makanan yang menjadi oleh-oleh khas Sulteng sudah mulai diproduksi, begitu pun dengan kerajinan-kerajinan lainnya. "Kuliner khas Sulteng seperti kaledo dan makanan yang terbuat dari sagu juga sudah bisa dinikmati wisatawan," katanya.  Sebelum terjadinya bencana alam, turis asing yang berkunjung ke Sulteng sebagian besar dari Eropa. Biasanya destinasi yang dikunjungi adalah Kepulauan Togean dan Kabupaten Poso. Khusus untuk destinasi di Kabupaten Poso ini kerap didatangi wisatawan dengan minat khusus menjelajah wisata peninggalan zaman pra sejarah yang terletak di ketinggian serta kehidupan masyarakatnya masih asli.  Pihaknya berharap pada 2019 mendatang kunjungan turis asing ke Sulteng dapat mencapai 2 ribu hingga 3 ribu wisatawan. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Bapenda Perkuat Penagihan Pajak, Kejar PAD Rp 9,71 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung memperkuat strategi penarikan pajak untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 9,71 triliun dalam Rancangan Perubahan APBD 2026.

Target PAD tersebut mencapai Rp 9.713.977.236.804, naik sekitar Rp 181,91 miliar atau 1,91 persen dibandingkan target dalam APBD induk 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pendidikan Vokasi, Astra Motor Bali Gelar Uji Kompetensi Berstandar Industri di SMKN 1 Manggis

balitribune.co.id | Amlapura - Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi berstandar industri. Melalui Vocational Program, Astra Motor Bali menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda bagi siswa kelas XII SMKN 1 Manggis, Karangasem, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Resmikan Desa Sejahtera Astra Bengkaung, Dorong Potensi Desa secara Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mataram – Astra Motor terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Astra Motor, Desa Bengkaung yang berada di daerah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, resmi menjadi Desa Sejahtera Astra Bengkaung binaan Astra Motor, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Nyambi DJ dan Overstay 402 Hari, Empat WNA Diamankan Tim Gabungan di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Petugas gabungan mengamankan empat warga negara asing (WNA) dalam Operasi Penegakan Tertib (Gaktib) Polisi Militer "Waspada Wira Tombak" pada Kamis (24/9/2026) malam. Tiga di antaranya diduga menyalahgunakan izin tinggal dengan bekerja sebagai Disc Jockey (DJ) di sebuah klub malam, sementara satu WNA lainnya kedapatan overstay hingga 402 hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jamsostek Award 2026: 260 Ribu Pekerja Papua Barat dan Papua Barat Daya Terlindungi

balitribune.co.id | Sorong - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya terus diperluas. Hingga 2026, sebanyak 260.647 pekerja rentan di dua provinsi tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.360 pekerja rentan berada di Papua Barat, sedangkan 149.287 pekerja rentan berada di Papua Barat Daya.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan, PMI Bangli Jalani Evaluasi Organisasi

balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.