Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SELAMAT HARI NATAL

Bali Tribune / Putu Suasta - Alumnus UGM dan Cornell University
balitribune.co.id | Salah satu dampak positif dari globalisasi yang difasilitasi oleh kemajuan teknologi adalah semakin mudahnya manusia saling berbagi momen-momen suka cita. Contoh konkritnya adalah Natal. Sekalipun Natal merupakan hari raya umat Kristen, tetapi gemerlap perayaannya juga dirasakan orang-orang non-Kristiani. Ada jutaan anak di dunia ini yang tidak berasal dari keluarga Kristiani tetapi selalu menantikan kehadiran badut santa claus saban bulan Desember. 
 
Demikian juga lagu-lagu bertema Natal yang sudah begitu legendaris dan begitu akrab di telinga orang-orang non-Kristiani. Pernak-pernik Natal juga selalu dinantikan banyak orang di tempat-tempat publik, termasuk oleh non-Kristiani. Nuansa Natal juga kita rasakan dalam lalu lintas konten internet di gadget kita setiap bulan Desember.
 
Unsur-unsur perayaan hari-hari besar agama lain juga sesungguhnya semakin universal. Suka cita yang dirasakan umat agama tertentu, juga dirasakan umat agama lain karena kita semakin mudah terhubung satu sama lain. Dari segi dampak ekonomi, keterkaitan kita satu sama lain secara kulutural dan keagamaan semakin jelas. Dampak positif dari peningkatan belanja masyarakat di masa Natal tentu tidak hanya dirasakan pelaku ekonomi beragama Kristen dan saya yakin bukan hanya pebisnis Kristen yang berjualan komoditas kebutuhan Natal. Demikian juga dengan perayaan agama lain. Dampak ekonomi dari Hari Raya Idulfitri, misalnya, niscaya dirasakan oleh masyarakat non-Muslim dan pasti banyak juga pebisnis non-Muslim yang turut mengambil untung di hari raya tersebut.
 
Sekat-sekat RAS sesungguhnya semakin tipis sekalipun ada beberapa kelompok yang selalu mencoba mempertebal sekat-sekat tersebut. Perdebatan-perdebatan tentang ucapan “selamat Natal” oleh agama lain yang terus dimunculkan setiap bulan Desember adalah upaya dari sejumlah kelompok mempertegas sekat-sekat tersebut. Tapi saya yakin upaya seperti itu tidak akan berpengaruh banyak karena secara natural manusia akan saling berbagi momen sukacita dan kemajuan teknologi informasi semakin mempermudah kita untuk saling berbagi.
 
Sebagai seorang Hindu, tidak ada alasan logis bagi saya untuk tidak turut merasakan suka cita saudara-saudara lain di hari besar keagamaan mereka. Termasuk di momen suka cita Natal ini. Saya memang tidak memahami dengan baik muatan-muantan teologis dari hari-hari raya agama lain, tetapi sebagai manusia saya dapat merasakan suka cita yang dirasakan saudara-saudara saya di hari-hari besar agama mereka. 
 
Karena itu, dengan tulus dan dalam suasana suka cita saya mengucapkan selamat Natal kepada semua saudara beragama Kristen. Doakanlah di hari-hari suci ini agar negeri kita dapat pulih dari situasi pandemi yang telah mendera kita semua kurang lebih 2 tahun ini. Doakan juga saudara-saudara kita yang di beberapa wilayah yang sedang menghadapi musibah alam (banjir, longsor, gunung meletus, gempa dan ancaman tsunami). Selamat menunaikan ibadah suci dan selamat bersukacita!
wartawan
Putu Suasta
Category

Peringatan Hari Batik Nasional, Insan BRILiaN BRI Region 17/Denpasar Kenakan Batik

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2025, Insan BRILiaN BRI Region 17/Denpasar kompak mengenakan pakaian batik di lingkungan kerja sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Indonesia sekaligus dukungan nyata dalam melestarikan warisan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Lakukan Pemerasan dan Penghindaran Eksekusi, Paul La Fontaine Gugat Mantan Istri

balitribune.co.id | Denpasar - Perlahan tetapi pasti bagi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Paul La Fontaine untuk bertemu dengan kedua anak kembarnya berinisial IS dan SI. Ternyata mantan isteri berinisial AVP sebelumnya berkomunikasi dengan Paul lewat pesan singkat, bahwa meminta sejumlah uang jika ingin bertemu dengan kedua buah hatinya itu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

GWK Tegaskan Kepemilikan, Tapi Geser Tembok Demi Harmoni dengan Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik tembok pembatas di kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) akhirnya menemukan jalan tengah. Manajemen PT Garuda Adhimatra Indonesia selaku pengelola GWK menegaskan, lahan yang dipersoalkan sebagai akses jalan warga merupakan aset sah perusahaan, berdasarkan hasil verifikasi bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali pada Selasa (30/9).

Baca Selengkapnya icon click

GWK Mulai Geser Tembok, Akses Warga Kembali Dibuka Bertahap

balitribune.co.id | Mangupura - Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) menegaskan komitmennya untuk memenuhi kesepakatan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung terkait akses jalan bagi masyarakat sekitar. Sejak 1 Oktober 2025, manajemen GWK telah memulai proses penggeseran tembok pembatas di sisi selatan kawasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7-11 Oktober, Waspada Kuta dan Sejumlah Wilayah Pesisir Bali Berpotensi Banjir Rob

balitribune.co.id | Mangupura - Banjir pesisir (Rob) diprediksi akan melanda sejumlah wilayah pesisir Bali. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diminta waspada.

Salah satu wilayag pesisir yang berpotensi dilanda banjir Rob adalah Pantai Kuta, Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.