Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selangkah lagi, Sanjani Ngantor di DPRD Gianyar

Bali Tribune / Ni Made Sanjani Widiastuti

balitribune.co.id | GianyarProses pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Gianyar, Ni Made Sanjani Widiastuti berproses tanpa hambatan.  DPP PDIP pun langsung menurunkan surat keputusan PAW untuk Srikandi Dapil 3 Sukawati ini.   Bahkan DPC PDIP Gianyar  tancap gas untuk memproses PAW dan diharapkan awal November ini Sanjani sudah Ngantor di gedung rakyat.

Ditemui, Senin (24/10), Sekretaris DPC PDIP Gianyar I Ketut Sudarsana, membenarkan jika pihaknya sidah menerima surat keputusan DPP PDIP nomor, 4544/IN/DPP/X/2022 tentnag Persetujuan PAW anggota DPRD Gianyar. Dimana nama Ni Made Sanjani Widiastuti ditetap sebagai PAW anggota DPRD Gianyar periode 2009-2024 menggantikan I Made Sumadhi yang telah meninggal dunia. "Berdasar surat ini, kami di DPC PDIP Gianyar sudah bersurat ke sekretariat DPRD Gianyar," ungkapnya.

Diakuinya, dalam proses PAW ini banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh Sanjani sebagai Calon PAW maupun DPC PDIP sebagai pemohon PAW. Bahkan untuk Sanjani sendiri harus melengkapi sedikitnya 20 persyaratan adminitrasi. "Syukurnya, semua persyaratan ini sudah kami lengkapi dan sejauh ini berjalan lancar. Menunggu proses selanjutnya kami yakin juga berjalan lancar dan mudah-mudahan awal Nobember ini, Penetalan PAW ini sudha bisa dilaksanakan," harapnya.

Secara terpisah, Sekretaris DPRD Gianyar, Wayan Kujus Pawitra menyebutkan, membenarkan surat dari DPC PDIP  Gianyar  yang ditujukan ke Ketua DPRD Gianyar perihal usulan pemberhentian dan penggantian antar waktu anggota DPRD Kab Gianyar periode 2019 -2024 sudah diterima  di sektretariat DPRD kab Gianyar  pada tanggal 19 Oktober 2022. Besoknya, per tanggal 20 Oktober 2022 sek DPRD sudah menindaklanjuti dengan  bersurat ke bapak  Gubernur  Bali melalui Bupati Gianyar. Perihal  mohon peresmian pemberhentian anggota DPRD Gianyar, yakni Almarhun I Ketut Sumadhi.  Pada hari dan tanggal yang sama  tertanggal 20 okt 2022 pihaknya juga sudah bersurat ke KPUD Gianyar, perihal penggantian antar waktu anggota DPRD Gianyar masa jabatan 2019-2024 dari Partai PDI Perjuangan.

"Dari Komunikasi, Ketua KPUD menginformasikan kepada kami, rencana KPUD  akan menggelar Pleno terkait PAW ini pada hari kamis 27 Oktober 2022," terangnya.

Selanjutnya tinggal menunggu turunya SK Gubernur terkait  Peresmian pemberhentian anggota DPRD Gianyar. Dan hasil pleno KPU. Sehinngga nantinya baru bisa dianggendakan melalui rapat bamus terkait jadwal rapat paripurna pelantikan pengganti antar waktu.

wartawan
ATA
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.