Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sempat Tertahan di Arab Saudi, Satu Keluarga Asal Jembrana Akhirnya Pulang dengan Selamat

umroh
Bali Tribune/NORMAL - Aktifitas pelayanan di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jembrana masih berjalan normal, Kamis (5/3/2026). Salah satu keluarga asal Jembrana yang sempat tertahan di Arab Saudi pasca menunaikan ibadah umroh akhirnya pulang ke Indonesia dengan selamat.

balitribune.co.id I Negara - Memanasnya konflik di  Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di kawasan tersebut. Di tengah situasi yang tidak menentu, satu keluarga asal Kabupaten Jembrana, Bali, yang baru saja menunaikan ibadah umroh akhirnya berhasil kembali ke tanah air dengan selamat.

Satu keluarga tersebut adalah Valencia Rozika, pegawai di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertugas di Kabupaten Jembrana. Ia berangkat menunaikan ibadah umroh secara mandiri bersama suami dan dua anaknya pada Rabu (18/2/ 2026) menuju Arab Saudi. Perjalanan ibadah yang semula berjalan lancar berubah menjadi penuh kekhawatiran ketika konflik bersenjata ini pecah pada Sabtu (28/2/2026) dan memicu ketegangan. Konflik ini pun berdampak pada sektor transportasi udara di sejumlah negara di kawasan tersebut. 

Diwawancarai Kamis (5/3/2026), Valencia Rozika mengaku mulai merasakan perubahan situasi sejak malam 28 Februari 2026. Informasi mengenai serangan rudal dan meningkatnya tensi militer mulai beredar luas. “Mulai ada kiriman rudal itu tanggal 28 malam, dari Amerika ke Iran dulu,” ujarnya menceritakan situasi yang dialaminya saat masih berada di Arab Saudi.

Ketegangan yang meningkat membuat sejumlah maskapai penerbangan melakukan pembatalan jadwal penerbangan dari dan menuju beberapa bandara di Timur Tengah. Kondisi ini sempat memunculkan kekhawatiran bagi Valencia dan keluarganya yang telah menjadwalkan kepulangan ke Indonesia. Di tengah banyaknya penerbangan yang dibatalkan, mereka masih mendapatkan satu penerbangan yang berangkat dari bandara di Arab Saudi menuju Indonesia pada Senin (2/3/2026) lalu.

Kesempatan tersebut menjadi jalur pulang yang sangat berarti di tengah situasi yang tidak menentu. Terlebih konflik geopolitik ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat sipil. Bagi Valencia, perjalanan pulang itu terasa jauh lebih menegangkan dibandingkan saat keberangkatan. Ia mengaku terus memantau perkembangan berita mengenai konflik di Timur Tengah selama di bandara hingga akhirnya berhasil terbang dengan pesawat yang membawa keluarganya ke Indonesia dengan selamat.

Sementara itu, memanasnya konflik Timur Tengah hingga saat ini diakui belum berdampak pada rencana pemberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Jembrana. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh RI Kabupaten Jembrana, Muslihin, memastikan bahwa tahapan persiapan keberangkatan haji masih berjalan sesuai jadwal. Sebanyak 90 calon jemaah haji asal Kabupaten Jembrana yang tergabung dalam Kloter 70 direncanakan tetap berangkat menuju Arab Saudi pada Minggu (8/5/ 2026). “Informasi dari Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia bahwa belum ada keberangkatan haji untuk tahun ini yang dibatalkan. Jadi tahapan-tahapan sebelum pemberangkatan tetap kita laksanakan,” jelas Muslihin. 

Menurutnya, hingga kini pemerintah pusat belum mengeluarkan kebijakan terkait penundaan ataupun pembatalan keberangkatan haji. Oleh karena itu, proses pembinaan, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai persiapan administratif calon jemaah tetap berjalan. Namun, pihaknya mengimbau masyarakat yang berencana melaksanakan ibadah umroh dalam waktu dekat agar mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. 

Pihaknya menyarankan agar perjalanan umroh untuk sementara waktu ditunda hingga kondisi geopolitik di wilayah tersebut kembali kondusif dan stabil  “Harapan kami konflik ini segera berakhir agar para calon jemaah haji, khususnya dari Kabupaten Jembrana, dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar,” ujarnya. 

wartawan
PAM
Category

Tindak Lanjutan Arahan Presiden, Bupati Bangli Hidupkan Lagi Tradisi Gotong Royong dan Jumat Bersih

balitribune.co.id | Bangli - Pemkab Bangli mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli, untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI dan instruksi Gubernur Bali, Senin (23/2/2026). Rakor yang berlangsung  di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli itu, dihadiri langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

133 Perbekel se-Tabanan Dikumpulkan, Inspektorat Tekankan Wajib Lapor LHKPN Sebelum 31 Maret 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan Sosialisasi Gratifikasi dan Antikorupsi, Regulasi LHKPN dan Penggunaan Aplikasi e-LHKPN serta Pengelolaan Keuangan Desa kepada 133 Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) bertempat di Warung K-Nol, Kawasan Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Konsisten Kelola Sampah dari Sumber, Desa Gulingan Berhasil Tekan Sampah Berserakan hingga 90 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelolaan sampah berbasis sumber yang dijalankan secara konsisten di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, membuahkan hasil nyata. Sampah berserakan di desa tersebut berhasil ditekan hingga sekitar 90 persen, sehingga kondisi lingkungan kini nyaris bebas sampah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mangkir Dipanggil Satpol PP Badung, Izin Kondotel di Cemagi Bisa Dicabut?

balitribune.co.id I Mangupura - Pembangunan kondotel di dekat Pantai Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung terus menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang disebur-sebut milik warga negara asing (WNA) itu melakukan sejumlah pelanggaran berat sehingga disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Polemik Mangrove Benoa, Investigasi Internal Berlanjut, Aparat Didorong Usut Kelalaian Lingkungan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik matinya ratusan pohon mangrove di kawasan Benoa, Denpasar Selatan, memasuki babak baru. Dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Pelindo, terungkap adanya rembesan pipa bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina pada September 2025 yang tidak dilakukan pembersihan secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.