Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seniman Anak Agung Gede Rai Kalam Berpulang

Bali Tribune/ PLEBON - Almarhum akan diplebon di Setra Desa Paksebali, Wraspati Pon Krulut, Kamis (23/12). Sedangkan, untuk saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka di Puri Satria Kawan, Desa Paksebali. (insert) Anak Agung Gede Rai Kalam semasa masih hidup.

balitribune.co.id | Semarapura - Maestro Seniman Drama Gong Bali Timur, pemeran Patih Anom Anak Agung Gede Rai Kalam, 84, asal Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung, meninggal dunia di kediamannya, Senin (20/12) pagi. Anak Agung Rai  Kalam menghembuskan nafas terakhirnya karena menderita diabetes melitus yang dideritanya sejak lama.

Maestro seniman Drama Gong Bali yang mulai menapak karirnya  tahun 1967 ini diketahui pertama kali meninggal dunia oleh keluarga di kamarnya, sekitar pukul 10.00 Wita. Ketika itu Rai Kalam dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri saat hendak dibawakan makanan. Ternyata saat dicek pergelangan tangannya sudah tidak ada denyut nadi. Untuk memastikan pihak keluarga memanggil petugas medis, dan oleh petugas medis dinyatakan Rai Kalam sudah meninggal dunia.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, kondisi Rai Kalam sebenarnya sudah membaik pasca dirawat inap di RSU Bintang-Klungkung, selama 8 hari sejak Minggu (7/11) lalu. Rai Kalam dilarikan ke rumah sakit karena drop akibat penyakit gula darahnya kambuh.

Mendapat kabar kepergian seniman legendaris ini, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta  dan anggota DPRD Klungkung melayat ke rumah duka.

Menurut penuturan salah seorang keluarga besar alamarhum Rai Kalam, Agung Yuniari, rencana almarhum akan dipalebon di Setra Desa Paksebali, Wraspati Pon Krulut, Kamis (23/12). Sedangkan, untuk saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka di Puri Satria Kawan, Desa Paksebali.

Kepergian almarhum meninggalkan duka dan kesan mendalam bagi keluarga. Karena selama ini ayah yang dikaruniai 5 orang anak dengan istrinya Desak Mayun (Biyang Mayun), dan 7 cucu dan 4 cicit ini dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarga.

Putri kedua Rai Kalam, Anak Agung Istri Oka Yuniari menuturkan almarhum setelah dibolehkan pulang pasca menjalani rawat inap di RSU Bintang, kondisinya sudah berangsur-angsur membaik. Bahkan, saat berada di rumah ayahnya sering minta keluar kamar untuk menonton televisi.

"Aji (ayah, red) suka sepakbola, bulu tangkas, dan tinju," kenang Agung Yuniari, sembari berkata sebelum meninggal dunia ayahnya sempat minta dicukur kuris jenggot dan minta potong kuku.

Yuniari, pun cukup aktif mengikuti jejak seniman sang ayah, karena sering diajak ke tempat pentas. Setelah dewasa di tahun 1990 an dirinya sempat ikut pentas dalam sejumlah drama Gong. Adapun pesan yang paling diingat dari sang ayah agar tidak melakukan sesuatu setengah-setengah. "Jika sekolah agar sekolah saja, jangan ikut main drama. Begitu juga sebaliknya," kata Yuniari mengingatkan pesan almarhum.

Semasa hidup, almarhum Rai Kalam berhasil memperoleh sejumlah penghargaanya sebagai seniman. Diantaranya, Piagam Aji Sewaka Nugraha dari Pemkab Klungkung. Penghargaan pembinaan dan pengembangan Drama Gong dari Pemkab Klungkung. Penghargaan sebagai Seniman Tua dari Pemprov Bali, dan Piagam Dharma Kusuma dari Pemprov Bali. Almarhum merupakan maestro Drama Gong Bali. Semasa hidupnya, Anak Agung Gede Rai Kalam dikenal perannya sebagai Patih Anom pada seni drama gong, yang populer pada masa 1970-an sampai 1990-an.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta, Selasa (21/12) melayat sekaligus menyerahkan (Pitra Bakti) akta kematian Almarhum Anak Agung Gede Rai Kalam, di kediamannya di Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kabupaten Klungkung.

wartawan
SUG
Category

Jaya Negara Serahkan Santunan Rp42 Juta Kepada Ahli Waris Ida Sira Mpu Nabe Dharma

balitribune.co.id I Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris Almarhum Ida Sira Mpu Nabe Dharma Sunu. Almarhum merupakan Sulinggih dari Griya Sira Mpu Pande, Desa Adat Tonja, Selasa (8/9/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Tim SAR Temukan Dua Pendaki yang Tersesat di Gunung Agung

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah menerima laporan adanya dua pendaki yang tersesat saat melakukan aktifitas pendakian ke puncak Gunung Agung pada Rabu (9/9/2026), Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem langsung menerjunkan anggota untuk melakukan pencarian terhadap dua pendaki yang hilang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Buka Festival Literasi 2026, Ajak Warga Hidupkan Pustaka dan Rawat Tradisi

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par membuka Festival Literasi Gemar Membaca Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem ini mengusung tema “Prana Pustaka: Menghidupkan Cerita, Merawat Tradisi.”

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Dorong Lahirnya Atlet Voli Berprestasi dari Klungkung

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menutup Turnamen Bola Voli Kertha Mandala Cup II Tahun 2026  di Lapangan Voli Kertha Mandala, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (8/9/2026). Penutupan turnamen ini ditandai dengan laga final yang mempertemukan tim Radar melawan Putra Manik Mas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadapi Moto3 Junior Valencia, Ramadhipa Lanjutkan Perburuan Gelar Juara

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa siap melanjutkan perjuangan dalam perebutan gelar juara di Moto3 Junior World Championship 2026. Memasuki paruh kedua musim, pebalap yang turun bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut bertekad kembali bersaing dalam barisan depan di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol pada Minggu (6/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Tujuh Orang Digigit Anjing, Dinkes Badung Pastikan Korban Tertangani

balitribune.co.id | Mangupura - Ancaman rabies kembali menghantui Kabupaten Badung menyusul laporan tujuh orang yang menjadi korban gigitan anjing liar di kawasan Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, beserta wilayah sekitarnya. Insiden ini terjadi dalam rentang waktu hampir bersamaan pada Jumat (4/9/2026), sehari menjelang perayaan Tumpek Uye.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.