balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) Sensatia terhadap lingkungan. Bersama Seven Clean Seas, Sensatia mengajak masyarakat untuk turut mengambil tindakan nyata dalam menjaga kebersihan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan pentingnya mengurangi sampah dari sumbernya.
“Menjaga lingkungan dapat dimulai dari tempat yang paling dekat dengan kita. Padang Galak merupakan bagian dari lingkungan di sekitar Sensatia, sehingga penting bagi kami untuk berkontribusi secara langsung. Kami berharap kegiatan bersih pantai ini dapat memberikan dampak nyata sekaligus mendorong kesadaran yang lebih luas mengenai sampah yang berakhir di wilayah pesisir kita,” kata Michael Lorenti, Founder & CEO Sensatia.
Aksi bersih pantai ini dilaksanakan bertepatan dengan periode International Coastal Cleanup (ICC) 2026, sebuah inisiatif global yang mengajak masyarakat di berbagai belahan dunia untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian wilayah pesisir. Kegiatan di Padang Galak sendiri diselenggarakan secara independen oleh Sensatia dan Seven Clean Seas, namun sejalan dengan semangat aksi bersama untuk menjaga lingkungan yang juga tercermin dalam berbagai kegiatan bersih pantai di seluruh dunia.
“Membersihkan pantai mungkin merupakan langkah sederhana, namun langkah-langkah kecil dapat memberikan arti ketika dilakukan bersama. Kami berharap semangat yang dibawa oleh setiap peserta hari ini dapat terus berlanjut, bahkan setelah kegiatan ini berakhir. Bagi Sensatia, ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar kami,” tutup Michael.