Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seorang Remaja Dianiaya hingga Pingsan, Polisi Buru Pelaku

Penganiayaan
Bali Tribune / PENGANIAYAAN - Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun berinisial IGAS ditemukan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan dan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

balitribune.co.id | Semarapura - Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun berinisial IGAS ditemukan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan di Klungkung, Bali. Akibat insiden tersebut, korban harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa kekerasan ini terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekira pukul 23.50 Wita. Lokasi kejadian berada di sebelah selatan Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jalan Cempaka, Kelurahan Semarapura Kelod, Kecamatan/Kabupaten Klungkung.

Kasi Humas Polres Klungkung, I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan adanya laporan terkait kejadian penganiayaan tersebut.

"Kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian," ujar Alit saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat orang tua korban yang berada di Denpasar menerima panggilan telepon darurat dari sang anak. 

Dalam sambungan telepon tersebut, korban sempat meminta pertolongan sebelum sambungan diambil alih oleh orang lain yang mengabarkan bahwa korban telah mengalami penganiayaan dan berada di rumah sakit.

Alit menjelaskan, pada malam kejadian, seorang warga menghubungi layanan polisi 110 yang langsung direspon dengan mendatangi TKP. Di lokasi kejadian petugas menemukan korban tergelatak tak sadarkan diri di pinggir jalan. 

“Kemudian kami membawa korban ke IGD RSUD Klungkung. Setelah mengumulkan  informasi tentang peristiwa penganiayaa  tersebut,baru  kemudian pagi ini  orang tua korban melapor,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dokumen medis berupa Visum et Repertum dari RSUD Kabupaten Klungkung. Sementara itu, identitas terlapor masih dalam proses penyelidikan.

wartawan
SUG
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.