Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serap Aspirasi, Koster Ajak Warga Ngopi Bareng

NGOPI BARENG – Gubernur Bali Wayan Koster dan Wabup Tabanan Komang Sanjaya saat ngopi bareng untuk menyerap aspirasi masyarakat.

BALI TRIBUNE - Contoh sikap pemimpin bersahaja namun "smart" ditunjukkan Gubernur Bali Wayan Koster. Guna menyerap aspirasi masyarakat, Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini turun ke tengah-tengah warga sambil minum kopi bareng bersama warga Desa Dauh Peken, Dajan Peken dan Delod Peken Kecamatan Tabanan, serta warga Desa Buruan Penebel, Jumat (2/11) lalu. Apa yang dilakukan Koster tentu mengingatkan kita pada gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, yang suka blusukan mendengar masukan warga. Yang menbedakan, barangkali pada secangkir kopi yang disruput warga. Ternyata kata Koster, minum kopi bareng dapat mencairkan suasana. "Acara ngopi bareng bersama masyarakat ini dilakukan secara spontan. Saya ingin menghindari kesan formal, tidak perlu protokoler, dan berlangsung dalam suasana menyatu bersama masyarakat, sederhana,  penuh kekeluargaan, dan satu hal yang penting adalah tidak merepotkan masyarakat," ucap Gubernur Koster seperti tulisan yang disampaikan kepada Bali Tribune melalui aplikasi WhatsApp, kemarin. Ngopi bareng warga Desa Dauh Peken, Dajan Peken, Delod Peken dan warga Desa Buruan Penebel, dilaksanakan Koster seusai memimpin Rapat Koordinasi Cabang  di Kantor DPC PDI Perjuangan Tabanan dalam rangka menghadapi Pemilu Legeslatif dan Pilpres 2019. Setelah menikmati hidangan kopi, Koster mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat setempat sehingga pada Pilgub Bali tanggal 27 Juni lalu bisa menang memperoleh suara 68 persen di Tabanan dan mengantarkannya menjadi Gubernur Bali berpasangan dgn Cok Oka Sukawati sebagai Wagub Bali periode 2018-2023. Koster memohon doa dan dukungan serta turut mengawal dirinya agar dapat melaksanakan tugas menata pembangunan Bali secara menyeluruh melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pada kesempatan tersebut, Bendesa Adat mewakili masyarakat yg hadir menyampaikan aspirasi penyelesaian wantilan, peningkatan bantuan ke desa adat dan agar bantuan ke desa adat disalurkan langsung ke rekening desa adat. Atas aspirasi tersebut, Gubernur Koster berjanji untuk memenuhinya pada tahun anggaran mulai 2019. " Beres, mulai anggaran 2019 itu sudah bisa dilaksanakan," imbuhnya. Menjawab pertanyaan masyarakat kenapa gubernur turun ke masyarakat secara spontan dengan format sederhan seperti itu, Koster langsung menjawab bahwa dirinya ingin mengubah pola komunikasi dengan masyarakat, tidak perlu kunjungan kerja dengan format terlalu formalistik, kaku, merepotkan dan membebani masyarakat. "Saya ingin sederhana dan praktis saja, supaya masyarakat bisa lebih leluasa berinteraksi bersama gubernur serta bisa memenuhi aspirasi masyarakat secara nyata. Jadi gak usah dibikin serem, tapi rileks santai sederhana dan yang terpenting rakyat bisa bicara apa adanya," katanya. Pada acara tersebut Koster didampingi oleh kader Partai seperti Made Urip, Nyoman Adi Wiryatama, Putu Eka Wiryastuti, Komang Gede Sanjaya dan sejumlah anggota DPRD Bali dan Tabanan. Dengan turun secara spontan dalam bentuk gubernur melali ngopi bareng bersama masyarakat, kata Kister, maka masyarakat tidak perlu bikin pagar ayu, penyambutan berderet panjang, kalungan bunga, tarian, dan segala hal yang bikin repot menghabiskan biaya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.