Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Shantisena Putri Lebih Mandiri dengan Stri Shakti Woman Empowerment Programme

Bali Tribune / Kegiatan Stri Shakti di Ashram Gandhi Puri, Klungkung Jumat (1/10)

balitribune.co.id | Klungkung – Stri Shakti Woman Empowerment Programme adalah salah satu dari Astakamala Project Delapan Konstruktif Work Shantisena Ashram Gandhi Puri, di mana gerakan Perempuan dan aktivitas sosialnya menjadikan Shantisena Putri lebih mandiri dan mempunyai jangkar untuk bergerak maju melangkah kalau sebelumnya hanya pada dua wing kini berlanjut pada wing ketiga dan keempat.

Stri Shakti memiliki bagian yaitu Aryani Klayana Mitra Stri Shakti yang mana berfokus kepada sahabat Perempuan yang memberikan beasiswa untuk studi formal informal; Aryani Stri Shakti Mandapam yang berfokus membuat Hall khusus untuk Pelatihan Perempuan di Ashram Gandhi Puri Chhatralaya dan Ashram Gandhi Puri Sevagram; Aryani Stri Shakti Yoga for Health Wellness and Healing; dan yang terakhir Aryani Stri Shakti Woman Circle berfokus kepada spesifik Dialog Perempuan menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi di Masyarakat serta solusinya.

Membuka Dialog, pendiri Ashram Gandhi Puri, Ida Rsi Putra Manuaba mengatakan, kegiatan Stri Shakti ini dikembangkan untuk membantu setiap perempuan berpikir terbuka dan maju. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang membuat shantisena belajar banyak, berfikir dengan persamaan kedudukan serta saling menghargai sesama perempuan.

Kegiatan Stri Shakti dilakukan setiap bulan dalam kemasan 72 Hours for Peace yang berisi Dialog, Yoga, Culture Performance dan Suryanamaskar Yadnya khusus pada Jumat (1/10) mendatangkan tokoh perempuan diantaranya, Dosen UHN IGB Sugriwa Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi, Ketua Golkar Klungkung Komang Ari Ayu Ningrum, Pendiri Kundalini Yoga Bali Guru Ma Savitri Devi. Adapun topik yang dibahas “Relevansi dan Revitalisasi Peranan Perempuan dalam Gerakan Ahimsa Satya menjawab tantangan masyarakat modern.”

 

Setiap narasumber memiliki cerita dan pengalaman masing-masing. Prabawati Kusuma Dewi mengatakan, “Jika tidak ada yang sudi mempromosikan perempuan, biar sesama perempuan yang menjadi jurkamnya, mari tunjukkan simpati dan kemurahan hati. Kita sudah terbiasa bekerja lebih keras dari para pria, mari bangun lingkaran untuk saling membagi kekuatan, perasaan, dan keberanian. Percayalah kita tidak akan pernah sendirian dalam sebuah lingkaran.” Pernyataan itu dapat membuat shantisena merasa memiliki teman untuk saling melindungi dan berjuang bersama seperti layaknya RA Kartini yang telah berjuang dalam memberi kelayakan pendidikan bagi perempuan di Indonesia.”

Tokoh partai Golkar, Ayu Ningrum mengatakan, "Perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki, yang berbeda kodrat perempuan yaitu menstruasi, mengandung, melahirkan dan menyusui," jelasnya.

Narasumber ketiga, Guru Ma Savitri Devi mengatakan, “Kita hidup jaman sekarang, jaman peminum yg berati banyak cara diselesaikan dengan sesempurna mungkin, dan Guru pertama adalah ibu serta kita semua adalah Adi sakti” ujarnya.

Dialog relevansi dan revitalisasi peranan perempuan dalam gerakan ahimsa satya menjawab tantangan masyarakat modern, ahimsa dan satya dalam dialog peranan perempuan dalam meningkatkan kehormatan perempuan yang mana ahimsa itu tidak hanya tidak membunuh namun juga tidak menyakiti, tidak merugikan diri sendiri, bentuk perlindungan dan harga diri serta rasa hormat seseorang. Satya sendiri dari panca satya yaitu hrdya, wacana, mitra, semaya dan laksana yang memiliki arti dan keterkaitan dengan perempuan.

Kegiatan khusus untuk Shantisena putri ini digelar bertepatan dengan 100 tahun Ibu Gedong Bagus Oka, serta 152 tahun Bapak Perdamaian Mahatma Gandhi

Dialog ini diharapkan dapat menyadarkan shantisena putri bahwa jadilah wanita tangguh, jangan pernah merasa menjadi kelas kedua di masyarakat, tetap bersyukur, tunjukan diri, cintai diri sndri, hargai dan hormati diri sendiri lakukanlah yg terbaik untuk dirimu, tetap semangat dan optimis, jangan takut untuk mencoba hal baru dan pesan terakhir sesekali bisa lakukan yoga atau meditasi sesuai kebutuhan tubuh anda.

Shantisena putra yang mengikuti kelas ini juga dapat menjadikan dialog ini sebagai ilmu dan membuka pikiran untuk menghormati perempuan serta memberikan hak yang setara dengan laki-laki, tutup Direktur Shantisena AGP I Wayan Sari Dika MIKom.

wartawan
RED
Category

Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC) 2026. Memasuki penyelenggaraan edisi ke-12, gelaran tahun ini mengajak para modifikator dan pecinta modifikasi Honda untuk menuangkan hasil karya terbaiknya bersama sepeda motor Honda kesayangannya.

Baca Selengkapnya icon click

Liburan di Bali Makin Bermakna, tiket.com Rekomendasikan 5 Hotel Ramah Lingkungan lewat tiket Green

balitribune.co.id I Jakarta - Momen liburan menjadi waktu yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga. Selain mencari hotel dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis, kini wisatawan juga semakin tertarik memilih akomodasi yang menghadirkan pengalaman menginap lebih bermakna melalui berbagai praktik ramah lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan, Ubah Jaminan Sosial Menjadi Modal Kemandirian

balitribune.co.id I Amlapura - BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat dampak program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian) sebagai upaya mendorong keluarga pekerja tetap produktif dan mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.

Baca Selengkapnya icon click

Ayodhya, Yogyakarta, dan Jalan Panjang Jembatan Peradaban India–Indonesia

Oleh: Ida Rsi Putra Manuaba

balitribune.co.id | DALAM perjalanan hidup saya, India dan Indonesia bukanlah dua negara yang terpisah oleh samudra. Keduanya adalah dua sahabat peradaban yang selama ribuan tahun saling menyapa melalui budaya, spiritualitas, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hari Kependudukan Dunia, Generasi Muda Harus Membentuk Diri Sejak Dini

balitribune.co.id | Denpasar - Menyambut hari kependudukan dunia pada 11 Juli 2026, Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Bali, DR. I Gusti Wayan Murjana Yasa, SE, M.Si meminta para generasi muda harus membentuk diri sejak dini menjadi generasi mandiri kedepan. Hal ini disampaikan Murjana Yasa pada perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 33 Tahun 2026 di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani Apresiasi Program Prioritas BKKBN

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR RI, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang secara nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting melalui pemberian bantuan gizi, pendampingan, serta kepedulian sosial bedah rumah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.