Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sidak KEK Kura Kura Bali, Pimpinan Dewan Ingatkan Pansus TRAP Soal Ranah Kewenangan Pusat

DPRD
Bali Tribune / KIKA - Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa bersama Wakil Ketua II DPRD Bali, Ida Gede Komang Kresna Budi

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Provinsi Bali menyoroti pola kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dugaan pelanggaran di kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Serangan.

Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa, menegaskan bahwa keberadaan Pansus TRAP sebagai alat kelengkapan dewan tetap harus dihormati. Namun, ia mengingatkan agar langkah pengawasan dilakukan secara terarah dan tidak berdampak negatif terhadap iklim investasi di Pulau Dewata.

“Pansus tetap kita hormati sebagai bentukan lembaga. Tapi dalam perjalanannya harus benar-benar diarahkan agar tepat sasaran,” ujarnya di Kantor Sekretariat DPRD Bali, Denpasar, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, situasi geopolitik global saat ini menuntut daerah, termasuk Bali, untuk tetap menjaga stabilitas investasi. Ia menekankan bahwa pengawasan memang penting, namun harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat dan keberlangsungan investasi.

Disel menilai Bali masih membutuhkan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Meski demikian, investasi yang masuk harus tetap berpihak pada masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Yang penting, investasi itu memberi rasa aman, membuka pekerjaan, dan tidak merusak lingkungan,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Terkait sidak Pansus TRAP ke kawasan KEK Kura Kura Bali, Disel mengingatkan bahwa kawasan tersebut merupakan proyek strategis nasional yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat.

Ia menilai, pendekatan yang dilakukan seharusnya lebih mengedepankan komunikasi dan perbaikan bersama, termasuk memastikan keterlibatan masyarakat adat dan tenaga kerja lokal.

“Kita komunikasikan apa yang bisa diperbaiki, bukan langsung menyatakan salah. Harus dilihat juga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Bali, Ida Gede Komang Kresna Budi, menekankan bahwa Pansus TRAP harus bekerja sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Ia mengingatkan bahwa fungsi Pansus sejatinya hanya memberikan rekomendasi, bukan mengambil keputusan atau melakukan eksekusi di lapangan, seperti penyegelan yang melibatkan Satpol PP.

“Pansus itu merekomendasikan, bukan memutuskan. Harus tetap berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan Gubernur Bali,” ucapnya mengingatkan.

Kresna Budi juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pengelolaan KEK Kura Kura Bali. Ia menyebut kawasan tersebut merupakan kebijakan strategis nasional yang harus dioptimalkan manfaatnya bagi masyarakat Bali.

Menurutnya, jika Pansus TRAP melakukan kunjungan ke kawasan tersebut, fokus utama seharusnya pada sejauh mana kontribusi yang diberikan kepada daerah, bukan sekadar mencari pelanggaran.

“Apa manfaatnya bagi Bali, itu yang harus digali. Jangan sampai masyarakat justru merasa dimarginalkan,” katanya.

Ia juga meminta Pansus TRAP meningkatkan koordinasi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, yang juga berperan sebagai Dewan Pembina KEK Kura Kura Bali.

Lebih jauh, Kresna Budi mengingatkan bahwa pembentukan Pansus TRAP pada awalnya difokuskan untuk menangani persoalan mendesak, seperti banjir dan tata ruang di Bali.

Karena itu, ia berharap Pansus kembali memprioritaskan persoalan yang langsung berdampak pada masyarakat, seperti normalisasi sungai dan penanganan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Pancasari, Kabupaten Buleleng, serta kawasan Pasar Badung di Denpasar.

Selain itu, ia juga menyoroti perlunya evaluasi internal terkait pola kerja Pansus yang dinilai belum optimal dalam berkoordinasi dengan pimpinan DPRD.

“Kalau ada langkah yang kurang tepat, tentu harus kita luruskan. Supaya tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat dan arah kerjanya jelas,” ujarnya.

Pimpinan DPRD Bali berharap ke depan Pansus TRAP dapat menjalankan tugas secara lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kepentingan pembangunan daerah, tanpa mengabaikan fungsi pengawasan yang menjadi mandat utamanya.

wartawan
ARW
Category

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Karangasem, Jalur Utama Sidemen-Klungkung Lumpuh Akibat Pohon Tumbang

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Minggu (19/7/2026) pagi mengakibatkan bencana pohon tumbang dan longsor di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Banjar Dinas Lebu Bumbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Jambret Kalung Emas di Kengetan, Residivis Asal Mengwitani Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Satreskrim Polres Gianyar bersama Unit Reskrim Polsek Ubud bergerak cepat dalam menangani kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Kengetan, Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud. Pelaku berinisial N.A.W. (29), berhasil ditangkap di depan rumahnya di kawasan Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  Kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Lebih Hilang Misterius

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, masih misterius setelah perahunya ditemukan terdampar di Pantai Saba,  Blahbatuh, Jumat (17/7/2026) lalu. Hingga Minggu (19/7/2026) nasib nelayan ini belum diketahui. Pencarian pun  terus diintensifkan oleh tim gabungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balinomics, Kosterenomics, dan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

balitribune.co.id | Balinomics adalah sebuah forum diskusi ekonomi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali bersama pemerintah daerah dan para pakar ekonomi Bali. Kendati sebagai sebuah forum, Balinomics mengusung konsep inti, yakni mengupayakan diversifikasi ekonomi Bali agar tumbuh inklusif dan tahan guncangan.

Baca Selengkapnya icon click

Terima Penghargaan Internasional, Yuli Utomo Harumkan Kampus Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Penghargaan gemilang diterima mahasiswa prodi hukum program doktor (S3) pascasarjana Universitas Warmadewa, Yuli Utomo, SH.,MH.,C.Med. Ia ikut terpilih sebagai The best Social Media Ambassador dalam ajang Conference Future Education 2026 Bangkok, Thailand. Penghargaan ini juga mengharumkan nama kampusnya Universitas Warmadewa  di kancah internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.