Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Silaturahmi di Ponpes Nurul Hidayah, Dandim Loteng Ajak Warga Ponpes Lestarikan Hutan

SILATURAHMI – Dandim 1620/Loteng serahkan bantuan sembako kepada Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah di Dusun Kelanjur, Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Loteng NTB belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE., Mi.Pol., bersama rombongan melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah di Dusun Kelanjur, Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) belum lama ini.  Kehadiran Dandim Loteng disambut pimpinan Ponpes Ustadz H Suparman SH., bersama pengasuh di ruang tamu Ponpes. Pada kesempatan tersebut, Dandim 1620/Loteng mengajak peran masyarakat dan para santri untuk turut menjaga kelestarian alam dengan ikut serta dalam reboisasi.  "Untuk menciptakan kelestarian hutan, kami berharap kehadiran Ponpes ikut berperan aktif menjaga kondisi alam sekitar," ajak orang nomor satu dijajaran Kodim Loteng tersebut. Pimpinan Ponpes mengamini dan sanggup turut serta dalam gerakan reboisasi hutan dengan mengerahkan para santri maupun mengajak masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam reboisasi.  Usai bercengkrama dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Dandim 1620/Loteng menyerahkan bantuan sembako kepada Pimpinan Ponpes berupa 5 karung beras super, 10 dos mie instan, dan 10 dos air mineral. Secara terpisah, pihak Kodim 1608/Bima memprakarsai penanaman 13.000 pohon di lahan seluas 50 hektar are di So Lano, Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Menurut dia, hal ini sebagai wujud komitmen dan kepedulian TNI terhadap kondisi kerusakan dan penyelamatan hutan di Kabupaten Bima. Penghijauan ini atas kerja sama KPH Tofopajo Madapangga dengan Kodim 1608/Bima, khususnya Koramil Bolo. Melibatkan sejumlah prajurit TNI, para personel Polri dan Pol PP Madapangga, Camat Madapangga dan Staf, sejumlah mahasiswa Politeknik Husada Mataram, Pramuka, KPH/Staf Tofopajo Madapangga, dan masyarakat Desa Woro.  Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, penghijauan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI dan para stakeholder dalam rangka menyelamatkan kerusakan hutan.  Meskipun hanya tertanam 13.000 pohon, hal ini dirasakan belum bisa menutup gundulnya hutan di wilayah Woro. “Namun, setidaknya kegiatan ini sebagai langkah awal dan upaya TNI beserta masyarakat untuk menyelamatkan hutan. Bila mata air tak lagi tersisa, maka tinggallah tersisa air mata," ucap Dandim.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.