Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sinergi Dengan Desa Adat, Bupati Mas Sumatri Pantau Tiga Posko Satgas Gotong Royong

Bali Tribune / TINJAU - Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri saat meninjau 3 posko di Karagasem

balitribune.co.id | Amlapura - Keberhasilan Kabupaten Karangasem menekan laju Covid-19 tanpa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak lepas dari peran desa adat dalam upaya pencegahan penanganan virus corona. Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian Pemeritah daerah atas kerja keras tersebut, Bupati Mas Sumatri turun langsung memantau dan menemui para tim satgas gotong royong di tiga desa adat di Kecamatan Karangasem, Minggu (25/5/2020) malam.

Tiga posko satgas yang dikunjungi Bupati Mas Sumatri diantaranya, posko satgas gotong royong desa adat Subagan, Desa Adat Karangasem dan Desa Adat Jasri. Dengan didampingi, Asisten III, Kadis Kesehatan, Kalak BPBD, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, Camat Karangasem dan Lurah Subagan. Keliang desa adat dan para pecalang menyambut gembira kedatangan orang nomor di Karangasem walau pun hari telah malam. Para pecalang mengaku semakin semangat atas kedatangan rombongan Bupati Karangasem langsung terjun ke lapangan.

Bendesa adat Jasri didampingi Ketua Satgas Jasri, Nyoman Mawi Yudistira mengucapkan selamat datang kepada rombongan Bupati Karangasem dan  mengucapkan banyak terima kasih sudah datang langsung kegiatan para petugas satgas gotong royong. “Tiang yakin setelah kedatangan rombongan Ibu Bupati, rekan rekan pecalang jadi sangat semangat menjaga lingkungannya. Terima kasih ibu bupati dan rombongan sudah memberikan perhatian yang sangat baik pada kami para pecalang,” ungkapnya.

Selain bertujuan memantau langsung keadaan posko dan para petugas, Bupati Mas Sumatri juga memberikan beberapa paket kopi serta gula pasir dan uang tunai. “Semoga apa yang saya berikan bermanfaat. Kopi gula ini bisa jadi obat penambah stamina saat bapak-bapak pecalang bertugas apalagi harus begadang untuk berpatroli,” ujar Bupati Mas Sumatri

Dalam pemantauannya, Bupati Mas Sumatri mengungkapkan, peran desa adat ini dijadikan sebagai pilar utama untuk mendisiplinkan masyarakat, melalui hukum adat, agar masyarakat tertib dan disiplin dan untuk mengendalikan pergerakan masyarakat.

Ia sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena keberhasilan menekan angka Covid-19 ini juga buah sinergitas desa adat yang dilaksanakan bersama aparat keamanan, babinsa dan kelurahan. Sedangkan di tingkat menengah dilaksanakan sinergi dengan bupati/walikota se-Bali dengan arahan dan instruksi yang sejalan dengan pemerintah pusat.

“Tentu saja berbagai kebijakan yang telah dibuat pemerintah tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari Desa Adat. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas kerja tulus dan kerja keras para petugas yang tidak kenal lelah memantau kedisiplinan warganya dalam melaksanakan protokol Kesehatan Covid 19,” tutupnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.