Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Pengiriman Kambing Ilegal, Peternak Datangi Komisi II DPRD Buleleng

Bali Tribune / MENDATANGI - Perwakilan Peternak bersama anggotanya mendatangi Komisi II DPRD Buleleng untuk mendesak pemerntah segera menerbitkan SKKH. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa menerima perwakilan peternak, Senin (7/11).
balitribune.co.id | Singaraja - Dugaan adanya pengiriman ternak kambing illegal masuk ke Bali mengemuka saat perwakilan peternak Bali melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD Buleleng, Senin (7/11). Perwkailan peternak melalui Samsul Azhari serta anggotanya mengeluhkan soal tidak terbitnya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) pasca-mewabahnya virus Penyakit Mulut dan kuku (PMK) beberapa waktu lalu menjadi pemicu adanya transaksi illegal pada pengiriman kambing.
 
Dihadapan Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa serta anggota, Samsul Azhar mendesak agar pemerintah segera menerbitkan SKKH. Pasalnya belum terbitnya SKKH tersebut sangat merugikan mereka terlebih fakta dilapangan ditemukan adanya aktivitas pengiriman hewan (kambing) masuk ke Bali yang dilakukan secara illegal.
 
”Kami memiliki data pengiriman kambing illegal itu. Ada istilah uang kawalan atau sogok antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per ekor. Kita sayangkan itu,” kata Samsul Azhar. 
 
Menurutnya, kebutuhan kambing di Bali cukup besar sementara suplai kambing legal masih dilarang atau dibatasi. Dengan tidak diterbitkannya SKKH kebutuhan kambing untuk konsumsi dan ternak otomatis menjadi terbatas. Dan kondisi ini dimanfaatkan oknum untuk meraup untung.
 
“Kejahatan ini jangan dibiarkan, kami memberikan solusi segera terbitkan SKKH agar lalu lintas kambing secara legal bisa kembali masuk ke Bali. Dengan demikian oknum-oknum tersebut tidak bisa bermain,” imbuhnya. 
 
Menyikapi desakan peternak itu, Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa mengaku akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait setelah mendengar keluhan para peternak. Lebih lanjut akan turun kelapangan terutama ke kelompok-kelompok ternak untuk melihat kondisi sebenarnya.
 
“Kita sudah mendengar keluhan dan aspirasi perwakilan kelompok ternak yang mengeluhkan belum diterbitkannya SKKH. Untuk itu, Komisi II akan sesegara mungkin berkoordinasi dengan pihak terkait agar permasalahan ini segera bisa diatasi,” tandasnya. 
wartawan
CHA
Category

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.