Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

Rapat RSU Tabanan
Bali Tribune / RAPAT - Rapat di sela kunjungan lapangan Komisi IV DPRD Tabanan ke RSU Tabanan pada Senin (16/3/2026)

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, menegaskan audit diperlukan jika kemelut piutang pasien yang membebani keuangan rumah sakit tidak kunjung tuntas.

Wastana mengatakan itu usai memimpin kunjungan lapangan Komisi IV ke RSU Tabanan pada Senin (16/3/2026). Bahkan, kunjungan serta rapat itu turut dihadiri unsur pimpinan seperti I Made Asta Darma dan I Putu Gede Juliastrawan selaku Wakil Ketua DPRD Tabanan.

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut atas munculnya kemelut keuangan di RSU Tabanan yang merembet pada ketersediaan obat dan tertunggaknya jasa pelayanan (jaspel) bagi pegawai. “Perlu audit, kalau persoalan piutang ini tidak bisa diselesaikan,” ujar Wastana saat disinggung solusi jangka panjang untuk utang obat dan BMHP miliaran rupiah tersebut.

Wastana menjelaskan salah satu pemicu keuangan RSU Tabanan defisit adalah banyaknya pasien kategori umum yang sebenarnya tidak masuk kriteria darurat namun tetap harus dilayani. Kondisi ini sering terjadi pada pasien yang datang langsung ke UGD tanpa rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sehingga pihak RSU Tabanan tidak bisa mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan.

Persoalan ini sejatinya sudah sempat dibahas saat Komisi IV melakukan rapat kerja dengan RSU Tabanan pada 2025 lalu dengan posisi keuangan yang defisit di kisaran Rp 31 miliar. “Contohnya (pasien) demam. Di rumah 40 derajat Celcius. Sampai rumah sakit menjadi 37 derajat Celcius, sehingga menjadi pasien umum. Karena saking banyaknya, di sisi lain RSU wajib memberikan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Di sisi lain, sambungnya, RSU Tabanan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang melakukan pengelolaan keuangan secara mandiri. Namun, dengan adanya persoalan ini, pihaknya menilai campur tangan pemerintah daerah sangat diperlukan agar operasional RSU Tabanan tidak terbebani tumpukan utang bertahun-tahun. “Kami akan datang datang ke bupati selaku pemegang kebijakan di daerah agar men-support RSU,” tegasnya.

Menurutnya, peluang pemerintah daerah untuk memberikan subsidi bagi operasional RSU Tabanan dimungkinkan pada APBD Perubahan 2026. Usulan adanya subsidi seperti yang disampaikan manajemen RSU Tabanan tidak dimungkinkan untuk saat sekarang, karena APBD Induk 2026 sudah berjalan. Selain masalah anggaran, dewan menyoroti lemahnya pengawasan dari Dewan Pengawas (Dewas) serta ketidaksiapan SDM dalam mengoperasikan sistem rekam medis digital dengan platform NUHA.

wartawan
JIN
Category

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kompak, Pasutri Asal Bali Melaju ke Nasional Safety Riding 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Kisah inspiratif datang dari pasangan suami istri (pasutri) asal Bali, Robin dan Azizah, yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang keselamatan berkendara. Pasangan yang menikah sejak 2023 ini terpilih menjadi wakil Astra Motor Bali untuk berlaga di Kompetisi Nasional Safety Riding 2026 yang akan digelar di Yogyakarta pada Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Financial Resilience Index 2026: Biaya Hidup Tinggi Jadi Tantangan Utama Ketahanan Finansial Rumah Tangga Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Financial Resilience Index 2026, sebuah studi yang menunjukkan kenaikan biaya hidup sebagai faktor utama yang mempengaruhi ketahanan rumahtangga. Survei yang dilakukan pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia menemukan bahwa 80% masyarakat merasakan tekanan dari meningkatnya biaya hidup.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.