balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah mobil pikap menghantam truk di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Selemadeg Barat, pada Senin (13/4/2026) pagi. Insiden yang diduga dipicu karena sopir salah satu kendaraan itu mengantuk membuat bagian depan pikap ringsek.
Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Anton Suherman, mengungkapkan kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita di Banjar Dinas Suraberata, Desa Lalanglinggah. Peristiwa berawal saat pikap berpelat DK 9896 AM yang dikemudikan I Putu Agus Rama Saputra (22) melaju dari arah timur menuju barat.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan yang membawa satu orang penumpang tersebut tiba-tiba oleng ke arah kanan. “Dan, dari arah barat ada sejenis kendaraan truk warna biru sehingga terjadi tabrakan yang menyebabkan bagian depan kendaraan mobil pikap rusak,” jelas Anton.
Titik tabrakan diketahui berada di depan sebuah warung makan babi guling, atau sekitar seratus meter di sebelah barat Polsek Selemadeg Barat. Akibat hantaman keras itu, sopir pikap dan penumpangnya, I Putu Suadnyana (38), mengalami luka-luka lecet pada bagian kaki namun tetap dalam kondisi sadar.
Mereka kemudian dievakuasi ke Puskesmas Selemadeg Barat untuk mendapatkan pertolongan medis. “Pihak yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami luka-luka ringan. Sementara untuk kerugian materinya belum bisa kami perkirakan,” imbuhnya.
Meski melibatkan kendaraan besar, kasus kecelakaan ini tidak diproses secara hukum lebih lanjut. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, pengemudi pikap dan sopir truk sempat berkomunikasi sesaat setelah kejadian untuk membicarakan penyelesaian masalah tersebut.
Lantaran tidak ada pihak yang mengajukan tuntutan, sopir truk biru yang belum diketahui identitasnya tersebut diizinkan meninggalkan lokasi terlebih dahulu. “Dan, kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya.