Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soroti Dugaan Penyelewengan Dana, LSM Forkot Jembrana Datangi Inspektorat

BPK
Ida Bagus Arianta

BALI TRIBUNE - Dugaan adanya penyelewengan dana oleh salah seorang oknum PNS di Sekretariat DPRD Kabupaten Jembrana yang mencuat kepermuakaan sejak beberapa bulan terkahir juga menjadi sorotan penggiat LSM di Jembrana. Seperti yang dilakukan LSM Forkot Jembrana yang langsung mendatangi Inspektorat Kabupaten Jembrana, Kamis (4/1), untuk mempertanyakan mengenai kejelasan persoalan yang juga dinilai berdampak kepada beberapa pihak.

Ketua LSM Forkot Jembrana, Ida Bagus Arianta dikonfrimasi Kamis kemarin juga menyatakan pihaknya telah mendapat informasi dilapangan terkait adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana oleh oknum PNS tersebut sehingga menimbulkan kerugian baik diinternal dewan maupun pihak-pihak eksternal dewan. Bahkan pihaknya menyatakan dari data yang diperoleh di lapangan, persoalan duagaan penyimpangan penggunaan dana tersebut sejatinya memang tidak seperti yang mencuat belakangan ini karena nilainya menurutnya jauh lebih fantastis.

“Kalau diteliti atau dlakukan audit investigasi nilai Rp 1,5 M yang mencuat itu kecil sekali, hitung-hitungan kami uang yang tidak dibayarkan mencapi di atas Rp 2 M dan belum bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya. Ia mengaku pihaknya sejak persoalan itu mencuat telah turun dan telah memperoleh informasi dari beberap pihak yang belum mendapatkan pembayaran seperti dari beberapa sopir di dewan dan juga langganan koran. “Ini tidak dibayarkan bukan hanya sebulan saja tapi sampai tiga bulanan” paparnya.

Setelah melihat persoalan ini, pihaknya berharap ada komitrmen bersama dan itegritas untuk menggunakan dana secara transparan. Persolan yang sudah mencuat kepermukaan ini juga menyebabkan sejumlah pihak resah bahkan beberapa pihak termasuk diinternal dewan dikatakannya menerima dampak atas persoalan tersebut. “Sampai saat ini kemana-keman uangnya itu kok tidak jelas, kok jutru bisa tidak ada uang, kami coba cari tau ada indikasi bahwa uang tersebut dipinjamkan dan nilainya lebih dari yang apa diberitakan” jelasnya.

Pihaknya berharap kedepan apabila terbukti ada unsur pidananya jelas haru ada tindakan hokum. Setelah bertemu langsung dengan Inspektur Kabupaten Jembrana, Ni Wayan Koriani, ia mengakui inspektorat sendiri memang greget untuk menangani persoalan ini. “Dari pertemuan kami itu, Inspektorat juga menyatakan mendesak. Sama seperti informasi yang kami dapatkan, oknum itu juga plintat-plintut tidak jelas seolah ada yang ditutupi. Ispektorat juga membenarkan sejumlah temuan yang kami dapatkan dilapangan” ungkapanya lagi.

Pihaknya berharap ada efek jera atas persoalan ini seperti tidak lagi pergantian paja jabatan yang kini didudukinya melainkan diberhentikan karena menurutnya sikap dan prilaku oknum tersebut sudah tidak sesuai dengan etika dan mental seorang ASN salah satunya jarang masuk kantor. Bahkan pihaknya mempertanyakan sikap kalangan legislative terkait persoalan yang juga dapaknya dirasakan oleh sejumlah anggota dewan sendiri. “Dewan kok pada diam ada seperti ini, kalau dicari kan banyak yang merasakan dampaknya”.

Usai bertemu langsung dengan Inspektur Kabupaten Jembrana, pihaknya menyatakan dalam pecan ini akan melayangkan surat ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bali, “suratnya sudah kami siapkan, kami berharap BPK agar turun ke Jembrana untuk melakukan aufit investigasi persoalan keuangan ini karena berdampak meresahkan sejumlah pihak” tuturnya. Ia juga berharap pihak-pihak terkait termasuk aparat penegak hukum bisa turun karena menurutnya ada unsur-unsur pidananya.

Pihaknya meyakini dengan nilai sebesar itu, uang tersebut akan sulit untuk dikembalikan. “Keyakinan kami uang itu sulit kembali. Ini kan bermula dari transaksi non tunai yang selama ini diterapkan sebelumnya. Solusinya untuk mencegah terjadinya persoalan yang sama adalah dengan penerapan transaksi non tunai yang langsung transfer dan langsung masuk rekening sehingga sulit ada penyimpangan” tandasnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Jembrana, Ni Wayan Koriani hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi terkait persolan ini termasuk mengenai kedatang LSM yang menemui pihaknya tersebut. Beberapakali dihubungi melalui ponselnya, namun tidak diangkat dan dijawab.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pengelola Tanah Lot Berbenah Sambut Libur Akhir Tahun

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mulai melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang akhir tahun 2026 yang tinggal hitungan tiga bulan lagi.

Sejumlah persiapan secara umum sudah mulai dilakukan seperti peningkatan kebersihan, kenyamanan, hingga sistem keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urai Macet Gilimanuk, Berbagai Skenario Diterapkan

balitribune.co.id I Negara - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, mengalami kemacetan parah hingga mengular sejauh 3,5 kilometer. Kondisi ini merupakan dampak domino dari aksi mogok massal dan blokade pintu keluar yang digelar puluhan sopir truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (26/9/2026) sore. 

Baca Selengkapnya icon click

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.