Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Stafsus Jokowi Minta 600 Tentara Ditarik dari Nduga

Bali Tribune/net
Pasukan TNI di Nduga diminta ditarik ke ibukota

Jakarta | Bali Tribune.co.id - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kagoya meminta 600 prajurit TNI tambahan ditarik kembali dari Kabupaten Nduga, Papua. Lenis mengaku sudah menyampaikan usul tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

"Baiknya distrik-nya dikosongkan saja dulu, biar pendeta, (tokoh) adat dia sana (Nduga). Aparatnya di kota saja. 600 aparat kembalikan saja," kata Lenis, kemarin malam.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, Lenis khawatir penambahan pasukan TNI yang diperuntukkan mengawal pembangunan Jalan Trans Papua menimbulkan ketegangan baru. Ia meminta pasukan tersebut ditempatkan sementara di Ibu Kota.
"Kalau saya minta semua keamanan itu di arahkan ke Ibu Kota saja. Setiap distrik kabupaten yang dibilang ada markasnya itu dikosongkan dulu. Aparat semua masuk Ibu Kota saja," ujarnya.
Lenis mengatakan penarikan pasukan TNI ini dilakukan demi menjaga kondusifitas menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Ia khawatir jika terjadi kembali baku tembak pesta demokrasi lima tahunan tak bisa dilaksanakan di wilayah itu.

"Supaya pilpres ini bisa berjalan, masyarakat tidak ketakutan. Jadi kita harus melihat untung ruginya dulu, walaupun kita (TNI) korban ya. Tapi juga ya melihat bahwa masa depan Indonesia harus dipikirkan baik-baik," tuturnya.
Lenis menyatakan usulan penarikan pasukan bukan dalam posisi membela Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Menurut dia, situasi yang tak kondusif bisa saja dimanfaatkan pihak lain untuk melakukan kampanye agar warga Papua tak memilih.

"Ini bukan bela kelompok kriminal, tapi saya melihat demi kebaikan kita. Itu kalau terjadi bisa terjadi golput. Maka nanti pihak ketiga akan masuk," katanya.
Lenis menyarankan pembahasan mengenai penanganan kelompok bersenjata di Nduga, dilakukan usai Pilpres 2019. Kata dia, pendekatan kekeluargaan yang saat ini harus dikedepankan dalam menghadapi kelompok tersebut.
Ia menyebut para tokoh adat, pemuka agama, serta pemerintah daerah setempat bisa diberi tugas melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Lenis menyarankan agar aparat juga tak melakukan pengejaran sampai pilpres berakhir.
"Terus selesai (pilpres) baru dipikirkan bagaimana pendekatannya. Jadi biarkan (pendekatan secara) agama, secara adat, biarkan pimpinan (daerah)," tuturnya.
Lenis mengungkapkan perlu kesabaran dalam menghadapi kelompok bersenjata di Bumi Cendrawasih. Menurut dia, bila terus terjadi baku tembak dirinya khawatir negara lain akan ikut campur tangan dalam menangani keamanan di Papua.
"Lebih baik jangan sampai terjadi baku tembak di sana. Jadinya situasi di Papua sedang darurat berarti bisa-bisa pihak lain menguasai keamanan di Papua, itu bahaya. Itu saya melihat situasi itu," kata Lenis.
Sebelumnya, Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Surawahadi melepas 600 prajurit untuk membantu pengamanan pembangunan Trans Papua. Pasukan yang dikirim berasal dari Divisi Kostrad III Makassar dan Batalyon Zeni Tempur 8 Makassar. 
Proyek Trans Papua sempat mengalami kendala keamanan dari kelompok bersenjata tahun lalu. Serangan bersenjata dari kelompok itu membuat pembangunan jembatan di ruas jalan Wamena sampai Mamugu terhambat.

Pemerintah sempat menghentikan proyek pembangunan jembatan segmen 5 dari ruas Wamena, Haberna, Kenyam dan Mumugu pada Desember 2018 lalu. Kemudian pada akhir Februari 2019 pemerintah kembali melanjutkan pembangunan tersebut.
Terbaru, sejumlah personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penegakan Hukum diserang kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi, Nduga, 7 Maret lalu. Insiden tersebut terjadi saat personel TNI melakukan pengamanan pergeseran pasukan yang akan menjaga pembangunan Trans Papua Wamena-Mumugu. Tiga personel TNI tewas, sementara di pihak KKB diperkirakan 10 orang tewas. han

wartawan
habit
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Tumpek Uye di Pura Jagatnatha

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri persembahyangan bersama Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dimanfaatkan umat Hindu untuk memuliakan hewan sebagai ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan alam dan makhluk hidup.

Baca Selengkapnya icon click

Izin dan Legalitas Belum Jelas, Pansus TRAP Tutup Sementara Tambang Kampial

balitribune.co.id I Badung - Aktivitas pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dihentikan sementara setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah kejanggalan terkait perizinan dan legalitas kegiatan di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Tambang di Kampial

balitribune.co.id I Badung - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali bersama jajaran pemerintah daerah melakukan sidak pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (4/9/2026). Aktivitas pertambangan sementara ditutup setelah sidak karena sejumlah dokumen perizinan dan dasar hukum pengelolaan lokasi masih perlu dipastikan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Pendatang Korban Kebakaran di Jalan Nakula Segera Dipulangkan

balitribune.co.id I Denpasar - Pasca kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod Denpasar, selain menyisakan puing abu juga banyak warga korban yang masih memilih bertahan tinggal di penampungan. Akibatnya, mereka yang merupakan warga pendatang luar Bali ini justru menimbulkan adanya penumpukan sampah liar, selain pihak tak tak bertanggung jawab yang membuang sampah ke lokasi kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati Tumpek Kandang, Distan Denpasar Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan

balitribune.co.id I Denpasar - Dalam rangka memperingati Tumpek Uye atau Tumpek Kandang, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menggelar pelayanan kesehatan hewan terpadu di kawasan Lapangan Puputan, depan Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

KPA Bali Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

balitribune.co.id I Singaraja - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Bali mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk segera mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Kehadiran payung hukum ini dinilai sangat mendesak sebagai terobosan untuk menyelesaikan berbagai konflik agrarian struktural yang telah berlarut-larut selama puluhan tahun, khususnya di wilayah Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.