Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Strong Poin Berantai”, Terobosan Baru Subdit Gasum Dit Samapta Polda Bali

Bali Tribune/ AKBP. Santiaji Kartasasmita S.I.K
balitribune.co.id | Denpasar - Subdit Gasum Dit Samapta Polda Bali melakukan terobosan kreatif dalam melaksanakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Bali. Kegiatan ini merupakan tugas pokok yang dilakukan rutin.
 
"Ini merupakan bagian dari pelaksanaan menjalankan perintah pimpinan. Kegiatan ini merupakan hal yang sudah rutin kami laksanakan dan sudah menjadi tugas pokok kami," terang Kasubdit Gasum Polda Bali, AKBP. Santiaji Kartasasmita S.I.K.
 
Dengan memodifikasi kendaraan, kegiatan ini diberi nama “Strong Poin”. "Sasaran kita tempat-tempat rawan kriminalitas, tempat kegiatan masyarakat dan tempat wisata,' imbuhnya.
 
Ditegaskannya bahwa terobosan ini merupakan penambahan-penambahan dari kegiatan rutin sebelumnya. "Terobosan ini agar bisa mendukung kegiatan kami, misalnya dalam kendaraan patroli, kami tambahkan payung dan tempat duduk sehingga personil kami bisa melaksanakan tugas pengawasan wilayah dengan nyaman yang nantinya dengan keberadaaan kami di tengah masyarakat bisa lebih dekat lagi," bebernya.
 
Dan tentunya kegiatan Prefentif ini diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana atau kriminalitas, serta juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Setidaknya mencoba menjadikan ini sebagai fileprojeck dan berharapan ini bisa dilakukan di seluruh jajaran Polda Bali sehingga efeknya benar-benar dapat dirasakan, dan bali sebagai kota pariwisata.
 
Jika ditemukan ada yang melakukan tindakan yang melawan hukum, maka anggota akan dilakukan tindakan yang sesuai dan terukur. "Kami sangat bersyukur, karna selama satu bulan program ini terlaksana, masyarakat sudah memberikan penilaian positif. Dan strategi yang sudah ditentukan termasuk titik dilapangan, masyarakat sudah merasakan manfaatnya dari personil anggota kami dilapangan," demikian AKBP. Santiaji.
 
"Dengan Masyarakat nyaman dan merasa aman, mudah-mudahan itu sebagai penyemangat agar kami bisa terus mengembangkan kegiatan kami,”tutupnya.
wartawan
Bernard MB
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.