balitribune.co.id I Negara - Sinergi antara pemerintah, atlet dan cabang olah raga (cabor), dan masyarakat mebuahkan hasil positif. Setelah tiga tahun berturut-turut (2023 - 2025) tertahan di peringkat ke-9 atau posisi buncit, tahun 2026 ini Kabupaten Jembrana sukses berhasil naik peringkat ke-7 se-Provinsi Bali dalam ajang Pekan Olah Raga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali.
Berdasarkan data yang diperoleh, torehan akhir kontingen Kabupaten Jembrana pada ajang kompetisi olah raga pelajar se-Provinsi Bali adalah 36 medali emas, 36 perak, dan 51 perunggu. Dibalik naiknya peringkat Kabupaten Jembrana ini, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana rupanya telah menerapkan strategi perombakan total sejak awal tahun.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dikpora Jembrana, I Kade Prapta Surya Wesnawa mengungkapkan bahwa persiapan intensif sudah digenjot sejak bulan Februari. Karena absennya gelaran Porjar di tingkat Kabupaten, pihak Dikpora Jembrana mengambil langkah proaktif dengan langsung turun ke lapangan memantau potensi para atlet di masing-masing cabang olahraga (cabor).
Keterbatasan kuota anggaran tidak menjadi penghalang untuk unjuk gigi. Dari kuota resmi yang fifasilitasi hanya 230 atlet dan 40 pelatih. Pendekatan persuasif dilakukan dengan para atlet, keluarga, dan pelatih. Hasilnya gelombang dukungan mandiri muncul secara masif. Sebanyak 122 atlet dan 22 pelatih berangkat dengan biaya mandiri atau disponsori keluarga maupun pihak swasta.
Dukungan gotong royong ini berhasil mendongkrak total kekuatan kontingen Jembrana menjadi 414 orang (352 atlet dan 62 pelatih). Keberhasilan di Porjar Bali 2026 ini diharapkannya menjadi batu loncatan bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Jembrana, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, atlet, dan masyarakat, keterbatasan mampu diubah menjadi prestasi.
Kendati secara kalkulasi medali emas belum memenuhi target awal 45 emas, 30 perak dan 28 perunggu, total raihan 123 medali ini sudah lebih dari cukup untuk mengerek posisi Jembrana keluar dari posisi buncit yang dicapai selama tiga tahun terakhir. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan kerjasama team yang solid serta suntikan motivasi dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.
Kendati target awal yang dibebankan adalah menembus posisi lima besar, lompatan ke peringkat 7 ini tetap menjadi sinyal kuat kebangkitan prestasi olahraga di Bumi Makepung. Menurutnya, modal penting untuk mendongkrak prestasi daerah kali ini adalah jumlah kontingen yang besar, tingginya partisipasi atlet, serta kuatnya dukungan dari para atlet yang maju secara mandiri.
Pihaknya mengapresiasi antusiasme dari kontingen pelajar Kabupaten Jembrana yang sejak awal telah mempersiapkan diri secara intensif. Pihaknya meyakini dengan matangnya kesiapan tersebut prestasi bisa diraih.