Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Diperhitungkan, Partai Garuda Siap Beri Kejutan

Bali Tribune/ Wayan Dana Adnyana

, Bali Tribune, Denpasar - Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) mengejutkan publik di Tanah Air, ketika lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Jauh dari publikasi dan pemberitaan media massa, partai baru ini lolos dan kemudian mendapatkan nomor urut 6.   Kini di masa kampanye Pemilu 2019, Partai Garuda juga tak banyak tersentuh pemberitaan. Bahkan dibandingkan partai lainnya bersama para calon anggota legislatif (Caleg) masing-masing, Partai Garuda juga tercatat paling minim memasang alat peraga kampanye.  Kondisi ini membuat Partai Garuda tidak diperhitungkan dalam perebutan kursi legislatif di berbagai tingkatan. Apalagi dalam berbagai survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei, Partai Garuda juga masuk daftar partai yang sulit menembus ambang batas parlemen (PT) 4 persen.  Menanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Garuda Provinsi Bali Wayan Dana Adnyana, mengatakan, pihaknya tidak mau ambil pusing dengan berbagai spekulasi yang berkembang saat ini. Apalagi dari pengalaman saat verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2019, Partai Garuda sudah membuktikan bahwa apa yang dipersepsikan publik tak selamanya benar.  "Dulu ketika verifikasi, kalau ada 1000 pengamat politik, semua bilang Partai Garuda tidak lolos verifikasi. Tetapi faktanya, Partai Garuda lolos bahkan lolos terbaik. Begitu juga saat ini, banyak yang meyakini Partai Garuda tidak lolos PT. Tetapi kami yang lebih tahu, dan kami akan buktikan dengan memberikan kejutan tanggal 17 April nanti," kata Dana Adnyana, di Denpasar, Selasa (5/2/2019).  Menurut dia, secara nasional Partai Garuda yakin mampu melampaui PT 4 persen. Apalagi pihaknya sudah mematok target PT 6,6 persen.  "Mungkin semua orang berpikir bahwa Partai Garuda mustahil lolos PT. Tapi kami akan buktikan nanti. Bukan hanya 4 persen. Tapi kami akan penuhi target PT 6,6 persen," tegas Dana Adnyana.  Soal minimnya alat peraga kampanye seperti spanduk dan baliho para caleg Partai Garuda, Dana Adnyana tak menepisnya. Menurut dia, pihaknya tak terlalu memusingkan masalah alat peraga kampanye. Sebab alat peraga kampanye tidak memberikan efek yang signifikan dalam mendongkrak elektabilitas caleg.  "Buat apa pasang spanduk dan baliho banyak, kalau hanya untuk gagah-gagahan. Lebih baik para caleg turun langsung menemui pemilih, meyakinkan pemilih, dan memastikan bahwa tanggal 17 April mereka datang ke TPS untuk mencoblos. Bagi kami, itu jauh lebih efektif untuk mendulang suara," pungkas Dana Adnyana, yang juga calon anggota DPR RI Dapil Bali dari Partai Garuda ini. 

wartawan
San Edison
Category

Gedung SDN 3 Sembung Gede Roboh, Pemkab Tabanan Gerak Cepat Upayakan Perbaikan Total

balitribune.co.id | Tabanan  - Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat dalam menindaklanjuti robohnya bangunan di SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar Pukul 07.45 WITA. Upaya perbaikan dan penanganan menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.