Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Perlu ke Bukit Lagi, Warga Desa Enoraen Kini Bisa Nikmati Jaringan Telkomsel dari Rumah

telkomsel
Bali Tribune / TELKOMSEL – Di usia 30 Tahun, Telkomsel terus menyalakan sinyal harapan di pelosok hingga penjuru negeri melalui pemasangan infrastruktur jaringan  baru di Desa Enoraen, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

balitribune.co.id | Kupang - Setelah sekian lama harus ke jalan raya hingga mendaki bukit demi mendapatkan sinyal, kini warga Desa Enoraen, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dapat menikmati layanan jaringan Telkomsel langsung dari rumah mereka. Pemasangan infrastruktur jaringan yang dilakukan oleh Telkomsel ini menjadi kabar gembira bagi seluruh masyarakat desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses komunikasi.

Sebelumnya warga Desa Enoraen, yang terletak di wilayah terpencil dan berbukit, harus berjalan jauh ke titik-titik tertentu untuk bisa sekadar mengirim pesan atau melakukan panggilan telepon. Namun kini, pembangunan jaringan telekomunikasi di desa tersebut telah rampung dan mulai beroperasi penuh sejak awal bulan Juni 2025.

Warga Desa Enoraen, Erlince menyampaikan rasa syukurnya, “Ini adalah kabar bahagia bagi kami. Sebelum ada Telkomsel, kami harus ke jalan raya, ke sawah, bahkan ke bukit hanya untuk mencari jaringan. Namun sejak adanya Telkomsel, jaringan jadi lebih mudah diakses langsung dari rumah. Komunikasi jadi lancar, dan kami semua bisa tetap terhubung dengan keluarga di luar daerah.”

Pihak Telkomsel menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan ke seluruh pelosok Indonesia. “Tepat 30 tahun, tiga dekade dengan langkah dan pengabdian, Telkomsel terus menyalakan sinyal harapan di pelosok hingga penjuru negeri. Kami percaya bahwa akses komunikasi adalah hak setiap warga negara. Dengan hadirnya jaringan Telkomsel di Desa Enoraen, kami berharap bisa membuka lebih banyak peluang ekonomi, pendidikan, dan sosial bagi masyarakat setempat,” ujar I Wayan Sudana, Manager Network Operations and Productivity Kupang

Dengan hadirnya jaringan ini, warga Enoraen kini tidak hanya dapat mengakses layanan telepon dan SMS, tapi juga internet dengan kecepatan yang stabil. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

wartawan
KSM
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.