Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target Menang 85 Persen, I Gusti Made Tusan Kukuhkan Tim Pemenangan Massker Kecamatan Rendang

Bali Tribune / Penanggungjawab tim pemenangan Massker. I Gusti Made Tusan bersama tim pemenangan Massker Kecamatan Rensang usai pengukuhan

balitribune.co.id | Amlapura - Setelah resmi dikukuhkan oleh  I Gusti Made Tusan, penanggungjawab tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker), Tim Pemenangan ‘Massker’ Kecamatan Rendang, langsung bekerja cepat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menggalang dukungan masyarakat di tingkat desa dan dusun guna pemenangan Massker pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua Tim Pemenangan Massker Kecamatan Rendang, yang juga Wakil Ketua DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem, I Made Kertiana, kepada media usai pengukuhan yang dilaksanakan di Amlapura, Jumat (11/9/2020) menyampaikan, pihaknya akan bekerja masksimal bersama tim untuk menggaet simpati pemilih di Kecamatan Rendang untuk ikut mendukung dan memenangkan Massker.

"Untuk target pemenangan kami realistis saja. Karena sampai saat ini berdasarkan pergerakan Tim Pemenangan Massker, dukungan dari pergerakan Koalisi Karangasem Hebat (KKH) II di Kecamatan Rendang, dukungan pasemetonan dan relawan JSP (Jeg Sing Pocol), angka kemenangan kisaran 65 persen," lontarnya.

Dikatakannya, di Kecamatan Rendang sendiri ada enam desa dan dari enam desa tersebut diakuinya ada dua desa yang belum tergarap secara maksimal, yakni Desa Besakih dan Desa Menanga. Kendati demikian dengan waktu yang tersisa pihaknya bersama tim pemenangan akan bekerja All Out untuk memenangkan Massker di dua desa tersebut,

“Dua desa itu kita akan garap secara optimal bersama tim. Nah selebihnya yakni Desa Pempatan, Desa Rendang, Desa Nongan dan Desa Pesaban, sesuai survei  telah memberikan angka kemenangan,” ucap Agus Kertiana yang juga Ketua JSP Kecamatan Rendang dengan  1.600 relawan ini sembari menyampaikan pihaknya bertekad akan turun menggarap di beberapa daerah yang masih belum optimal meraih dukungan tersebut dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah, melalui kerja nyata.

Konsultan Tim Pemenangan Massker, I Gusti Putu Artha, juga menyampaikan hal yang sama. Diakuinya memang dua di Rendang yakni Desa Besakih dan Desa Menanga belum tergarap secara optimal. “Saya tengah melakukan survei berbasis banjar dinas, dengan mengambil 10 sampel ke setiap banjar desa. Nanti akan ketahuan hasilnya. Saya menyoroti hasil dari Desa Besakih dan Desa Menanga,” bebernya. Disampaikannya pula, untuk mengoptimalkan penggarapan utamanya agar kerja tim lebih terarah, pihaknya akan menunggu hasil survei.

Sedangkan I Gusti Ngurah Alit, anggota tim yang juga tokoh Desa Desa Besakih dalam kesempatan itu menjamin dengan kerja tim yang solit akan mampu mengoptimalkan dukungan sesuai dengan target. “Saya Ketua STA (Sub Agro Bisnis) membawahi beberapa kelompok petani, saya siap mengarahkan dukungan itu ke Massker,” lugasnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Tim Pemenangan Massker, I Gusti Made Tusan dalam kesempatan itu memberikan beban target menang 85 persen, artinya, agar kekurangan yang masih terjadi segera digarap di lapangan. “Ini kan masih ada waktu sekitar dua bulan, untuk menggarap di beberapa desa yang dukungannya masih kurang, hingga di puncak Pilkada Karangasem nanti, target 85 persen bisa tercapai. Target itu sebagai bentuk motivasi," tandas tokoh yang juga suami dari Calon Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, ini.

wartawan
Husaen SS.
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.