Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tekan Biaya Produksi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Latih Warga Desa Bedulu Fermentasi Azolla untuk Pakan Nila

PKM
Bali Tribune / PKM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) hadir mendampingi kelompok pembudidaya ikan nila setempat melalui penerapan teknologi tepat guna pemanfaatan azolla terfermentasi sebagai bahan pakan alternatif

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, menyimpan potensi sumber daya lokal yang besar untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) hadir mendampingi kelompok pembudidaya ikan nila setempat melalui penerapan teknologi tepat guna pemanfaatan azolla terfermentasi sebagai bahan pakan alternatif.

Komponen pakan memegang peranan krusial yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan sekaligus menjadi penentu utama besarnya biaya produksi. Selama ini, tingginya ketergantungan terhadap pakan komersial menjadi salah satu tantangan berat bagi pembudidaya. Di sisi lain, potensi pemanfaatan azolla di wilayah tersebut belum dikelola secara optimal karena keterbatasan keterampilan dalam pengolahan bahan lokal, pemantauan kualitas air, serta pengembangan dan pemasaran produk.

Menjawab persoalan tersebut, Tim Pelaksana PKM UPMI yang terdiri dari unsur dosen yakni Dr. A.A. Istri Mirah Dharmadewi, S.Si., M.Si. (Pendidikan Biologi), Prof. Dr. I Wayan Widana, S.Pd., M.Pd. (Pendidikan Matematika), dan I Ketut Sudana, S.E., M.M. (Pendidikan Ekonomi) serta didukung oleh mahasiswa anggota yaitu Ni Made Dwi Handayani, Ni Ketut Desi Fridayanti, dan I Komang Swi Artama, turun langsung memberikan pendampingan komprehensif.

Pelatihan Pengolahan Azolla dan Bantuan Alat

Dalam program ini, azolla diolah terlebih dahulu melalui proses fermentasi menggunakan bahan pendukung berupa EM4 dan molase sebelum dicampurkan sebagai bahan baku pakan ikan nila. Tim memperkenalkan tahapan pengolahan ini melalui metode sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif agar peserta benar-benar memahami prosesnya dari awal hingga siap diaplikasikan.

Untuk mendukung keberlanjutan program, kelompok pembudidaya ikan nila turut menerima bantuan berupa alat pembuat pakan ikan. Bantuan fasilitas ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk memproduksi pakan secara mandiri dan berkelanjutan guna menekan biaya operasional budidaya.

Pengukuran Kualitas Air hingga Strategi Pemasaran

Selain pelatihan pakan mandiri, warga juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai pemantauan kualitas air kolam yang meliputi pengukuran derajat keasaman (pH), kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen / DO), dan suhu air. Melalui praktik langsung ini, pembudidaya dibekali pemahaman mendalam agar mampu mengelola lingkungan kolam secara lebih terukur demi kesehatan pertumbuhan ikan.

Aspek hilirisasi produk tidak luput dari perhatian tim pengabdian. Masyarakat diberikan pelatihan mengenai pentingnya desain kemasan yang menarik sebagai identitas produk, serta pendampingan pemasaran digital melalui media sosial. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar, membangun jenama (branding) kelompok, dan meningkatkan nilai jual produk olahan.

Melalui sinergi antara dunia akademisi dan masyarakat ini, program PKM UPMI diharapkan mampu melahirkan kelompok pembudidaya ikan nila di Desa Bedulu yang semakin mandiri, produktif, inovatif, dan berkelanjutan dalam mengelola usaha perikanannya.

wartawan
RED
Category

YKI Badung Salurkan PMT untuk 20 Penderita Kanker di Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 20 penderita kanker di Kecamatan Abiansemal menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari kegiatan YKI Badung bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Balap Liar, Polsek Selemadeg Sisir Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Polsek Selemadeg mengintensifkan patroli malam dengan menyisir kawasan rawan di lintasan Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.  Kegiatan pencegahan yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) itu digencarkan untuk mengantisipasi potensi aksi balapan liar dan maraknya kejahatan jalanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Karangasem Dorong Eksekutif Optimalkan Capaian Target Penerimaan PAD

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika mendorong pihak eksekutif utamanya OPD terkait yakni Badan Pegelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk melakukan berbagai inovasi dan langkah kongkrit untuk menekan kebocoran PAD di berbagai sektor penerimaan pajak daerah, utamanya dari sektor pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.