Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terjatuh, Seorang Pengayah Di Pura Dasar Bhuwana Gelgel Dirujuk ke Sanglah

Ketut Redana terkulai lemas tidak sadarkan diri saat menjalani perawatan di IRD RSU Klungkung usai terjatuh saat ngayah di Pura Dasar Bhuwana Gelgel. Jumat (2/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Malang nian nasib seorang warga saat ngaturang ayah di Pura Dasar Bhuwana Gelgel,Klungkung. Terjatuh dari ketinggian sekitar 30 meter, warga yang hendak memasang ilen-ilen di wantilan pura tersebut mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RSUP Sanglah guna menjalani perawatan intensif. Jelang pelaksanaan Karya Panca Wali Krama di Pura Dasar Bhuwana Gelgel Klungkung pada 31Desember 2019 nanti, sejumlah warga ngaturang ayah guna mempersiapkan sarana prasarana penunjang upakara dimaksud. Salah seorang diantaranya adalah, Ketut Redana warga asal Banjar Tangkas Desa Gelgel. Saat itu Redana mengambil peran memasang ider-ider di Wantilan Pura Dasar Bhuwana. Sayang, saat naik ke bangunan tersebut, gerejag yang dipergunakan sebagai alat untuk memanjat tiba-tiba ambruk. Peristiwa itu  terjadi sekitar pukul 09.00 Wita, Jumat (2/11) pagi kemarin. Tak ayal, tubuh Redana terhempas dari ketinggian sekitar 30 meter dan membentur tanah. Akibatnya, korban pun tidak sadarkan diri dan oleh sejumlah warga dilarikan ke IRD RSU Klungkung guna menjalani perawatan secara intensif. Setelah menjalani perawatan sekitar 2 jam lamanya, pria yang berprofesi sebagai Guru di salah satu SD itupun kemudian dirujuk ke RSU Sanglah guna perawatan lebih intensif. Istri korban, Kadek Sariani tampak histeris melihat kondisi suaminya yang tak kunjung sadarkan diri. Iapun mengaku menyesal karena memaksa sang suami untuk ngaturang ayah di Pura Dasar Bhuwana, padahal yang bersangkutan berstatus luput ayah-ayahan desa. “Saya yang salah telah menyuruhnya ngayah tidak ada jeleknya kan masih ada waktu luang padahal dia sudah dapat luputan selaku saye arah di BanjarTangkas,”terangnya sembari menangis. Selama menjalani perawatan di IRD RSU Klungkung, tampak Bendesa Pakraman Gelgel Putu Gde Arimbawa menemani korban Redana. “Saya selaku Bendesa Pakraman Gelgel,walaupun secara perawatan korban sudah terlayani oleh BPJS namun kami tetap melakukan pemantauan guna mengetahu perkembangan serta kondisi korban dan berharaf yang bersangkutan segera sembuh seperti sedia kala,” ucapnya. Secara terpisah, akibat peristiwa tersebut keluarga korban berencana untuk segera membuatkan ritual pengulapan dengan harapan, melalui ritual dimaksud nyawa korban bisa terselamatkan. “ Saya masih kordinasi dengan keluarga untuk membuatkan banten pengulap agar kondisi kesehatan Ketut Redana bisa pulih kembali,” terang salah seorang keluarga korban.

wartawan
Ketut sugiana
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.