Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terlantar, Dua WNA Rusia Dipulangkan Imigrasi Singaraja

Bali Tribune / DIPULANGKAN - Dua warga Rusia dipulangkan kenegara asalnya dengan menggunakan pesawat Emirates nomor penerbangan EK 369 pada Rabu (14/9) sekitar pukul 19.05 wita melalui Bandara Internasional Ngurah Rai menuju Moscow Rusia setelah diketahui izin tinggalnya telah kadaluwasa.

balitribune.co.id | SingarajaKantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terpaksa melakukan pemulangan/deportasi terhadap dua warga negara asing (WNA) asal Rusia  akibat ditelantarkan orang tuanya di kawasan Amed, Karangasem. Dua warga Rusia kakak beradik dan masih tergolong dibawah umur itu yakni pria berinisal SA (16) dan perempuan berinisal RA (14) diketahui izin tinggalnya melewati batas waktu alias over stay. Keduanya mengaku sempat melanglang buana ke berbagai tempat di Bali sebelum memutuskan menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Singaraja pada 30 Agustus 2022 lalu. Pesawat Emirates nomor penerbangan EK 369 telah menerbangkan keduanya Rabu (14/9) sekitar pukul 19.05 wita melalui Bandara Internasional Ngurah Rai menuju Moscow Rusia.

Kepala Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa mengatakan, kedua warga Rusia itu memang menyerahkan diri setelah sempat terlantar akibat ditinggal orang tuanya. Saat dilakukan pemeriksaan diketahui kedua anak tersebut izin tinggalnya telah melewati masa waktu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanannya, izin tinggal mereka sudah habis berlaku (overstay) selama 883 hari. Dari keterangan dan berdasarkan riwayat data dalam dokumen perjalananya, mereka masuk ke Indonesia pada tanggal 01 Maret 2020 bersama dengan ibunya WN Rusia berinisial AS menggunakan bebas visa kunjungan (BVK) yang berlaku selama 30 hari sejak kedatangannya,” jelas Nanang Mustofa, didampingi Humas Imigrasi Singaraja I Made Rusdiko Kamis (15/9).

Singkat cerita kata Nanang Mustofa, setiba di Bali keduanya bertemu dengan ayah mereka warga negara Rusia berinisial AA. Namun seminggu sesudahnya, Ibu yang bersangkutan pergi ke Negara Kamboja untuk urusan pekerjaan meninggalkan anaknya bersama ayahnya.

”Selang beberapa bulan tinggal di Indonesia, kedua anak tersebut dititipkan oleh ayahnya di tempat tinggal seorang WNA Rusia,” sambung Nanang Mustofa.

Nah sejak itu, kedua orang tua mereka tidak pernah kembali ke Indonesia untuk menjemput anaknya hingga menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Mengingat keduanya masih dibawah umur selama dalam proses pengumpulan keterangan Kantor Imigrasi berkoordinasi dan melibatkan Honorary Consul Federasi Rusia untuk Bali, guna memberikan pendampingan dan menyiapkan proses pemulangannya kembali ke negara asalnya.

“Akibat pelangaran itu keduanya dikenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian berdasarkan pasal 78 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian berupa deportasi dan dimasukkan dalam daftar penangkalan,” ucap Nanang Mustofa.

Setelah proses pemulangan ke negara asal selesai, Kepala Bagian Konsuler Kedutaan Besar Federasi Rusia, Nikita Ivanov, memberikan apresisai dan penghargaan atas upaya yang telah dilakukan Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.

“Pihak Rusia memberikan apresiasi dan terima kasih atas bantuannya dalam menjaga dan melindungi kedua warga negaranya yang masih dibawah umur selama proses administratif hingga membantu proses pemulangannya kembali ke Rusia,” tutupnya.

Sementara itu, Honorary Consul Federasi Rusia di Bali Gede Dharma Wijaya membenarkan, sejak awal kasus tersebut pihaknya telah melakukan pendampingan selama proses meminta keterangan kepada keduanya untuk kepentingan administrasi di Kantor Imigrasi Singaraja. Bahkan katanya, selama proses  itu pula pihaknya ditunjuk melalui Konsuler Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk Indonesia melakukan pendampingan hingga kedua warga Rusia dibawah umur itu pulang kembali kenegaranya.

Dharma Wijaya menyebut sebenarnya dua anak tersebut tidak dalam kondisi terlantar hanya persoalan mis komunikasi kedua orang tuanya yang dalam kondisi bercerai. Kontak terakhir Kamis (15/9) sekitar pukul 15.00 wita, menurut Dharma Wijaya dengan ibu mereka bernama Alla Sivakova, keduanya sudah tiba di Moscow dengan selamat.

“Selama penerbangan dari Bali dua anak tersebut tidak memerlukan pendampingan. Dan informasi terakhir kedua anak tersebut sudah tiba di Moscow dijemput ibunya bernama Alla Sivakova,” tandas Dharma Wijaya.

wartawan
CHA
Category

Selundupkan 1,3 Kg Kokain, WN Inggris Divonis 8 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar -  Membawa 1,3 kg kokain dari Spanyol ke Bali mengantarkan pria asal Inggris bernama Kial Garth Robinson ke penjara selama 8 tahun. Itu tertuang dalam sidang putusan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (25/02).Vonis itu lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Kejati Bali yakni hukuman pidana 11 tahun penjara. 

 

Baca Selengkapnya icon click

Sidak Tiga Titik Strategis di Denpasar, Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Harga Aman

balitribune.co.id I Denpasar - Komitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terus diperkuat oleh Satgas Pangan Siber Polda Bali bersama instansi pemerintah terkait. Melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan, Kamis (26/02/2026) tim gabungan memastikan harga pangan di Bali tetap terkendali dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Potongan Tubuh Manusia Bertato Bunda Maria Ditemukan di Pantai Ketewel Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menyusul temuan tubuh manusia yang sudah berupa kerangka tanpa kepala di pantai Ceningan, Nusa  Penida, kali initemuan potongan tubuh manusia kembali gegerkan Warga Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar. Entah ada kaitannya atau tidak, potongan tubuh berupa kepala dan bagian tubuh lainnya ditemukan terdampar di Muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Ketewel, Sukawati, Kamis (26/2/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Sudah 5 Tahun Terkunci, Warga Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi Desak Pemerintah Buka Pemblokiran Aset

balitribune.co.id | Tabanan – Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi menuntut kejelasan resmi dari pemerintah terkait status lahan warga menyusul berakhirnya masa berlaku penetapan lokasi (Penlok) atas rencana proyek tersebut. Para kepala desa mendesak agar pemblokiran aset segera dibuka secara formal agar masyarakat bisa kembali mengelola lahan mereka, baik untuk keperluan transaksi jual beli maupun agunan perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beda Fakta dengan Pertamina, Peneliti Temukan Residu Minyak Terendap di Akar Mangrove Tahura

balitribune.co.id | Denpasar - Hasil uji laboratorium terhadap sampel sedimen dan air di kawasan hutan mangrove milik KSOP dan Pelindo mengungkap fakta baru. Tanah di sekitar perakaran (rhizosfer) mangrove dinyatakan positif tercemar senyawa hidrokarbon yang identik dengan bahan bakar minyak jenis diesel atau solar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Dukung Percepatan Government Technology dan Transformasi Digital Pelayanan Publik

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan implementasi Government Technology (GovTech) sebagai langkah strategis menuju transformasi digital pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.