Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Bangunan Palinggih Ambrol Akibat Cuaca Buruk

BPBD
BANGUNAN PALINGGIH AMBLAS - Sebuah bangunan palinggih amblas ke sungai di Banjar Uma Alas, Jalan Uma Alas 1, Desa Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Senin (25/12).

BALI TRIBUNE - Hujan deras yang terus menguyur wilayah Kabuoaten Badung secara merata berdampak pada pohon tumbang dan tanah longsor diberbagai wilayah. Bahkan ada beberapa bangunan pura atau pelinggih yang ambrol akibat bencana ini. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (B{BD) Badung, tiga bencana tersebut, diantaranya tergerusnya senderan berikut tembok rumah warga Banjar Uma Alas, Jalan Uma Alas 1, Desa Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Senin (25/12). Akibatnya satu bangunan palinggih milik Ketut Redeg, 75, amblas ke sungai. Tercatat panjang tanah milik Redeg yang tergerus sepanjang 25 meter, tinggi lima meter, dan lebar tujuh meter. Akibat kejadian itu, diperkirakan pemilik menderita kerugian mencapai Rp 200 juta. Minggu (24/12), sehari sebelumnya, tembok panyengker juga roboh menimpa palinggih di Banjar Pemaron, Desa Munggu , Mengwi. Robohnya tembok panyengker setinggi dua meter dengan panjang 14 meter tersebut membuat sebuah palinggih taksu rusak. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 30 juta. Pada hari yang sama sebatang pohon durian tumbang di Jalan Ciung Wanara, Banjar Brahmana, Desa Sangeh, Abiansemal dan lagi-lagi menyebabkan palinggih rusak. Pohon setinggi tujuh meter dengan lingkar batang sekitar 50 cm tersebut menimpa pura milik warga, Ida Bagus Kerta. Akibatnya, palinggih Pasimpangan Dalem Ped dan tembok penyengker rusak. Kerugian sekitar Rp 10 juta. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, dr. Ni Nyoman Ermy Setiari, seizin Kepala Pelaksana BPBD Badung yang dikonfirmasi, Selasa (26/12), membenarkan kejadian tersebut. Diakui hujan lebat dan angin kencang membuat sejumlah titik di Kabupaten Badung tertimpa bencana. Beruntung kata dia dari rentetan bencana yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Semua kejadian sudah langsung kita atensi, dengan langsung mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Mengingat cuaca masih cukup ekstrim, dr Ermy mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Ia pun meminta masyarakat mengindari daerah-daerah yang berpotensi menimbulkan bencana seperti tebing dan pohon-pohon besar. "Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati mengingat intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang," kata dr Ermy.

wartawan
I Made Darna
Category

Ngajegang Sastra Leluhur, 12 Lontar Pengobatan Hingga 'Pangijeng Abian' Dikonservasi di Belancan

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bali, Kamis (5/2/2026). Pada kegiatan ini berhasil diidentifikasi sebanyak 12 cakep lontar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.