Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Yustisi Sidak Duktang, 17 Orang Terjaring

Bali Tribune/ Tim Yustisi Pemkab Klungkung sidak rumah kos yang dihuni penduduk pendatang.
balitribune.co.id | Semarapura - Menghindari sorotan publik terkait kinerja Tim Yustisi Klungkung, Selasa (6/4) sekitar pukul 19.00 Wita lalu tim melakukan gebrakan dadakan dengan turun menyasar tempat-tempat kos dan rumah sewaan yang bertebaran di Kota Semarapura, Klungkung. Hal itu dilakukan dalam rangka penegakan hukum serta menjaga ketertiban umum.
 
Kasatpol PP Kabupaten Klungkung Putu Suarta SH menyatakan, penertiban dan sidak yang dilakukan Tim Gabungan yang dipimpinnya menyasar para penduduk pendatang yang menempati rumah kos maupun rumah sewaan, dengan  bersinergi bersama unsur kecamatan dan Kelurahan Semarapura Klod, serta Kepala Lingkungan yang mewilayahi kawasan LC  Ume Lemek.
 
Tim Yustisi/Satpol PP yang dipimpin Kasat I Putu Suarta langsung menuju kawasan Ume Lemek tepatnya di Jalan Matahari, Jalan Jepun, dan Jalan Kenyeri.
 
Dalam giat penertiban penduduk pendatang, Tim Yustisi/Satpol PP mendapati sebanyak 17 orang yang belum melengkapi diri dengan surat keterangan lapor diri pada lingkungan atau lurah setempat. Karenanya mereka semua dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan dan pendataan duktang.
 
Putu Suarta menyebutkan dari sejumlah yang diamankan tersebut sebagian besar ada dari  Jawa dan ada dari NTB. Sebagian besar mereka kebanyakan berprofesi sebagai buruh pengangkut dan pembersihan bawang, dan ada pula yang bekerja di berbagai proyek yang ada di Klungkung.
 
“Kita  meminta kepada pemilik rumah kos agar aktif melakukan pemantauan pada orang menyewa rumah/kamarnya dan bila ada orang baru datang agar segera meminta yang bersangkutan melapor pada kepala lingkungan setempat,” ujar Putu Suarta.
 
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, adapun tujuannya melakukan sidak dadakan ini adalah untuk memudahkan dalam pemantauan kepada penduduk non permanen yang ada di Kabupaten Klungkung.
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Lonjakan Pendaftar Warnai H-2 HMC 2026 di Bali: Ajang Modifikasi Terbesar Masuki Edisi ke-12

balitribune.co.id | Denpasar - Dua hari menjelang pembukaan resmi (H-2), pendaftaran peserta ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026, tercatat mengalami peningkatan pesat. Mall Bali Galeria, Denpasar, secara resmi terpilih menjadi lokasi pembuka putaran pertama yang akan dihelat pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Lintas Negara: Akademisi INSTIKI Kembangkan Aplikasi Belajar Pemrograman Berbasis Mobile di Okayama University Jepang

balitribune.co.id | Denpasar – Era pendidikan digital menuntut fleksibilitas tanpa batas. Menjawab tantangan tersebut, akademisi asal Indonesia baru-baru ini sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala internasional di Distributed Systems Laboratory, Okayama University, Jepang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Pengeroyokan Maut di Tabanan, Polisi Periksa 30 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

balitribune.co.id | Tabanan - Penyidik Polres Tabanan terus mendalami kasus pengeroyokan maut terhadap terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi. Tidak hanya itu, penyidik juga melibatkan ahli pidana untuk memperkuat konstruksi hukum terhadap lima orang tersangka yang saat ini ditahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Diterapkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Resmi Disterilisasi

balitribune.co.id | Negara - Sterilisasi kini telah diterapkan secara penuh pada pelabuhan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Sterilisasi pelabuhan ini secara serentak diimplementasikan bersama empat pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar pada Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mekanisme Menabung Membantu Peserta JKN Menyiapkan Dana Iuran

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak sedikit peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.