Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Akuntabilitas dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan RS, Bank Mandiri dan RSAD Udayana Teken MoU

Bank Mandiri
MoU – Para pejabat dari Bank Mandiri Regional XI Bali Nusa Tenggara dan RSAD-Kesdam IX/Udayana foto bersama usai meneken MoU untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan rumah sakit di Denpasar, Rabu (9/5).

BALI TRIBUNE - Bank Mandiri terus memperkuat layanan perbankan, salah satu upaya penguatan tersebut adalah diadakannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama atau kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Bank Mandiri Regional XI Bali Nusa Tenggara dan Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Udayana di Denpasar. Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan oleh Senior Vice President Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara Rully Setiawan dan Kepala Rumah Sakit Tk.II-Kesdam IX/Udayana Letkol Ckm dr Agus Setyobudi, SP.PD., di Aula RSAD Udayana, Denpasar, Rabu (9/5). Dalam sambutan singkatnya Rully Setiawan mengatakan, maksud dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan rumah sakit melalui jasa perbankan terhadap pasien, pegawai, pihak ketiga, dan manajemen rumah sakit.Letkol Agus Setyobudi menambahkan, tujuan MoU ini merupakan realisasi terselenggaranya pelayanan jasa perbankan di rumah sakit yang dikelola, guna mendukung kepentingan pelayanan yang membutuhkan kontinuitas, aksesbilitas, efektifitas, dan akuntabilitas. Ruang lingkup kerja sama ini antara lain, penerimaan hasil layanan operasional, Bank Mandiri akan menawarkan layanan penggunaan fasiltas, seperti Mandiri Cash Management (MCM) dan e-Tax, Mandiri Hospital Aplication (MHas), Mandiri Bill Collection (MBC), Payroll, kartu Co-Branding e-Money, mesin Electronic Data Capture (EDC), Kartu Kredit, DPLK, dan Axa Mandiri. “Kami akan menawarkan jasa perbankan kepada pasien dalam melakukan pembayaran biaya rumah sakit menggunakan kartu kredit dengan program cicilan 0% dan untuk peningkatan kesejahteraan pegawai, kami akan menawarkan fasilitas kredit karyawan, perumahan, kendaraan, dan perencana keuangan,” ujar Rully.     Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha corporate, commercial, micro & business, consumer banking serta treasury. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya, yaitu Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Dorong UMKM Bangli "Naik Kelas", DPMPTSP dan Rumah BUMN Telkom Sinergikan Legalitas dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan penguatan legalitas usaha bagi pelaku UMKM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan "Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pelatihan Digitalisasi Berbasis Media Sosial".

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kebut Progres Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmennya mengatasi kemacetan lalu lintas dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penguat utama daya dukung pariwisata. Salah satu proyek strategis yang terus didorong adalah Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas di wilayah Badung Selatan, pusat pertumbuhan pariwisata Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.