Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Kualitas SDM, Bupati Suwirta Galakkan Entrepreneur Mandiri Masuk Desa

Bupati Suwirta saat membuka secara resmi kegiatan pembekalan wirausaha mandiri di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (9/7) kemarin.

BALI TRIBUNE - Program Entrepreneur masuk desa nampaknya terus digenjot Pemkab Klungkung. Program pemberdayaan masyarakat ini  dinilai modal dasar dalam membangun daerah. Hal itu disebabkan, konsep pembangunan yang digalakkan pemerintah saat ini adaah pembangunan dari desa. Hal tersebut terungkap ketika Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta membuka secara resmi kegiatan pembekalan wirausaha mandiri di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (9/7) kemarin. Menurut Bupati , modal penting dalam membangun daerah yaitu sumber daya manusia (SDM) yang mandiri dan berkualitas. “Kalau sudah banyak menjadi Entrepreneur (wirausaha) artinya masyarakat tidak lagi menggantungkan diri kepada pemerintah,” ujarnya. Dikatakan Bupati, kondisi itu bisa terbalik apabila di daerah  tersebut tidak ada entrepreneur atau pengusaha, sehingga akan muncul titik kemiskinan karena disana banyak masyarakat tidak bekerja. Lebih lanjut dikatakan Bupati Suwirta, selain untuk menciptakan peluang bagi masyarakat agar menjadi wirausaha yang mandiri bermodalkan potensi local, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari program bedah desa yang telah digulirkan pemkab setempat sebelumnya, “Ini merupakan tindak lanjut program bedah desa. Berikan mereka ruang dan bekal untuk masa depan menjadi wirausaha yang mandiri,” jelas Bupati Suwirta. Kepada peserta, Bupati Suwirta mengingatkan untuk selalu mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga pada nantinya akan menjadi wirausaha atau pengusaha tangguh, berkualitas dan mandiri. “Kalau menjadi pengusaha itu harus mempunyai kualitas dan daya saing,” tegas Bupati Suwirta. Kepada narasumber, Bupati meminta agar para peserta bisa diberikan motivasi dan penguatan termasuk merubah pola pikir masyarakat untuk menjadi wirausaha mandiri. “Berikan mereka motivasi, jangan langsung diberikan materi pelatihan. Rubah pola pikir mereka untuk menjadi wirausaha mandiri,” pintanya. Kegiatan pembukaan pembekalan wirausaha mandiri ini melibatkan empat kelompok dari empat Desa, yakni Desa Aan, Desa Getakan, Desa Nyanglan dan Sampalan Tengah yang diikuti masing – masing satu kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 10 peserta. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung, I Gede Kusuma Jaya  menyebutkan, kegiatan ini untuk membentuk tenaga kerja mandiri sebagai bagian pelaksanaan program penciptaan lapangan kerja. “Mereka dibina dan dikembangkan menjadi kader – kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang mandiri,” ujar Kusuma Jaya. Acara pembukaan kegiatan pembekalan wirausaha mandiri disaksikan  Camat Banjarangkan, IB Ketut Mas Ananda, Pj. Perbekel Aan, Perbekel Sampalan Tengah serta undangan lainnya. sug/IST

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.