Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung dari Lombok

Bali Tribune/jok
Ribuan ekor burung yang diselundupkan dari Lombok

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko mengapresiasi kinerja anggotanya yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor burung dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Denpasar melalui Pelabuhan Padang Bai, akhir pekan lalu.

“Pangkalan TNI AL Denpasar akan selalu bekerja keras dan siap bekerja sama dengan semua unsur terkait dalam upaya mengamankan wilayah perairan Bali untuk mengantisipasi segala bentuk kegiatan ilegal dari dan lewat laut, baik melalui pelabuhan penyebrangan Padang Bai, Gilimanuk, Celukan Bawang maupun pelabuhan-pelabuhan rakyat yang ada di wilayah Bali,” ujar Kolonel Henricus Prihantoko, kemarin.

Sebelumnya kata mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Dansat Kopaska) Koarmada II, pihak Lanal Denpasar juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor baby lobster dan hewan-hewan lain yang dilindungi serta barang-barang berbahaya, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku.

Keberhasilan petugas gabungan (Lanal Denpasar, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Denpasar, dan Dinas Karantina Hewan Pelabuhan Padang Bai) menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor burung ini berawal dari informasi yang disampaikan petugas Pelabuhan Lembar, Mataram, NTB, dan personel Lanal Mataram pada Jumat (15/3) malam lalu.

Setelah melakukan koordinasi secara intensif antar-instansi terkait, akhirnya upaya penyelundupan beberapa jenis burung kicau dapat digagalkan. Turut diamankan, SH (sopir truk), FA dan MK (pembawa burung tersebut), dan sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut ribuan ekor burung itu di areal parkir kapal ferry KMP Swarna Kartika yang memiliki rute penyebrangan Lembar-Padang Bai. 

Dari hasil interogasi terhadap SH, FA, dan MK ribuan ekor burung yang tidak dilengkapi dengan dokumen sah tersebut diketahui milik RF yang berdomisili di Lombok yang diduga sengaja ingin menyelundupkannya ke Denpasar untuk diperjual-belikan di Pasar Burung Satria, Denpasar. Sebanyak 1.500 ekor burung yang kini diamankan petugas keamanan adalah jenis Kepodang, Manyar, dan Kecial Kuning. 

Ribuan ekor burung tersebut disimpan dalam box plastik dan kardus kemudian ditutupi dedaunan untuk menghindari dan mengelabuhi pemeriksaan petugas. Namun, berkat kejelian dan kerja sama petugas keamanan pelabuhan Lembar dengan instansi terkait di Pelabuhan Padang Bai, ribuan ekor burung kicau tersebut saat ini diamankan di Kantor Dinas Karantina Hewan Pelabuhan Padang Bai. “Jenis burung-burung tersebut bukan kategori burung yang dilindungi. Namun karena jumlahnya yang cukup banyak dikhawatirkan dapat membawa bibit penyakit ke wilayah Denpasar,” jelas Lundra, petugas Dinas Karantina Hewan Pelabuhan Padang Bai, seraya menuturkan, rencana pengamanannya akan diserahkan kepada pihak Dinas Karantina dan BKSDA, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku. 

Saat ini jenis burung-burung tersebut sering dicari oleh masyarakat pecinta burung kicau sebagai sarana hiburan dan perlombaan. Walaupun harganya tidak terlalu mahal, namun apabila dikonsumsi secara besar-besaran dikhawatirkan habitat jenis burung tersebut rawan terjadi kepunahan, juga rentan terhadap penyakit dan bisa menimbulkan kematian dalam jumlah besar. jok

wartawan
habit

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Naya Art Tampil Memukau dalam Utsawa Gong Kebyar Dewasa

balitribune.co.id I Gianyar - Komunitas Seni Sanggar Naya Art, Banjar Menguntur, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, tampil sebagai Duta Kabupaten Gianyar pada ajang Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di Panggung Terbuka Ardha Candra, Rabu (8/7/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Wamen PANRB Bersama KSP, Ombudsman RI, dan Wamendagri Tinjau MPP Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama rombongan, Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Syafrida Rachmawati Rasahan, dan melakukan kunjungan kerja ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar, Kamis (9/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidang Paripurna Ngaret 2 Jam, Ketua DPRD Buleleng Bantah Ada Boikot

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Buleleng, Kamis (9/7/2026), mengalami keterlambatan hingga dua jam dari jadwal yang telah ditentukan. Selain diduga soal keterlambatan kehadiran sejumlah anggota dewan, hal tersebut disebabkan adanya upaya penyamaan persepsi atas perbedaan dalam pandangan umum fraksi-farksi.

Baca Selengkapnya icon click

Kontingen Badung Curi Perhatian di PKB XLVIII, Fragmentari "Jero Luh" Jadi Magnet Penonton

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk kesekian kalinya kontingen Kabupaten Badung, tampil dalam rangkaian PKB ke XLVIII 2026. Kali ini, kontingen Kabupaten Badung tampilkan kreasi seninya melalu garapan Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa dari Komunitas Seni Baturenggong, Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Duta Kabupaten Badung di Panggung Terbuka, Ardha Candra, Denpasar, Rabu (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.