Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transaksi Sapi di Pasar Hewan Beringkit Mulai Meningkat

Bali Tribune / SAPI - Aktivitas jual beli sapi di Pasar Sapi Beringkit
balitribune.co.id | MangupuraTransaksi sapi di Pasar Hewan Beringkit mulai ada trend peningkatan. Pasca dibuka pada 9 Oktober lalu, pasar milik Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Badung ini berhasil mencatat transaksi sebanyak 380 ekor sapi pada Minggu (16/10). 
 
Hanya saja, pihak Perumda Pasar mengakui jumlah transaksi ini masih jauh dari jumlah yang biasa dibukukan kisaran 800 sampai 1000 ekor sapi tiap kali pasaran. Pasar Sapi Beringkit sebelumnya sempat ditutup lantaran masuknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bali.
 
I Wayan Astika selaku Direktur Operasional Perumda Pasar Mangu Giri Sedana menyatakan hampir empat kali hari pasaran sudah ada trend peningkatan jual beli sapi di Pasar Sapi Beringkit. Hanya saja untuk menembus angka transaksi sebelum PMK masih sangat jauh.
 
“Iya, dua minggu dibuka, transaksi perlahan sudah ada kenaikan. Tapi, masih jauh dari angka sebelum PMK,” ujarnya ditemui di Pasar Beringkit, Rabu (19/10).
 
Sumber sapi yang diperjualbelikan sebagian besar berasal dari daerah Negara, Tabanan dan Buleleng. Astika menduga belum ramainya penjualan sapi lantaran ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar bisa masuk ke Pasar Sapi Beringkit. Meliputi surat keterangan asal sapi, kartu vaksin dan surat keterangan sehat hewan. Tanpa tiga dokumen ini maka sapi tidak bisa masuk Pasar Sapi Beringkit.
 
“Untuk mencegah penyebaran PMK kita di Pasar Sapi Beringkit memang ketat. Sapi yang masuk harus ada surat keterangan asal, divaksin dan ada surat sehatnya. Kalau tanpa itu kita tolak,” kata Astika.
 
Pihaknya pun menduga saat ini banyak sapi belum bisa masuk ke Pasar Sapi Beringkit lantaran belum disuntik vaksin.
“Dugaan kami petani sulit jual sapi karena belum divaksin. Mungkin di Badung saja vaksin sudah banyak, tapi kalau di daerah lain vaksinnya belum merata, sehingga petani ada kendala saat mau jual ternaknya,” terangnya.
Terkait hal ini, pihaknya pun berharap pos Kesehatan Hewan (Keswan) yang dibangun Pemerintah Provinsi dan Pemkab Badung di Pasar Hewan Beringkit bisa difungsikan untuk membantu petani yang belum mengantongi sertifikat vaksin dan surat keterangan kesehatan hewan. 
 
“Pos Keswan di pasar sudah ada, tapi belum melayani itu. Harapan kami ke depan itu dimaksimalkan sehingga memudahkan petani. Bagi yang belum vaksin bisa langsung vaksin di sini,” ujarnya.
 
Selain itu, pria asal Bongkasa, Abiansemal ini juga berharap instansi terkait bisa menertibkan pasar sapi liar yang belakangan mulai marak. Pasalnya, pasar liar yang memperjualbelikan sapi ini selain menjebol transkasi di Pasar Hewan Beringkit juga berimbas pada populasi sapi Bali. Sebab, pasar liar yang dicurigai muncul di sejumlah daerah di Bali turut menjual sapi betina produktif untuk dipotong. 
 
“Kami menduga ada pasar liar di sejumlah kabupaten. Adanya pasar liar ini tentu menurunkan pendapatan kami sampai 50 persen. Selain itu kami khawatir di sana sapi produktif juga dijual untuk dipotong, untuk itu kami berharap supaya ditertibkan,” pungkasnya.
wartawan
ANA
Category

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SiLPA Badung Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui evaluasi Gubernur Bali. Meski demikian, fraksi berlambang banteng tersebut menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.