Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

DPRD Badung
Bali Tribune / I Made Suparta

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Sekretaris Daerah Ida Bagus Surya Suamba, jajaran Forkopimda, serta anggota DPRD Badung.

Pandangan umum Fraksi Golkar dibacakan oleh I Made Suparta. Dalam penyampaiannya, Fraksi Golkar mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Badung yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025. Capaian tersebut merupakan opini WTP ke-14 secara berturut-turut.

Meski menyatakan dapat menerima Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Fraksi Golkar menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait struktur pendapatan dan realisasi belanja daerah.

Menurut Fraksi Golkar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung masih sangat bergantung pada Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Kondisi tersebut dinilai menunjukkan tingginya ketergantungan fiskal terhadap sektor pariwisata dan daya beli wisatawan.

"Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sangat bergantung pada Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), yang mencerminkan ketergantungan tinggi pada sektor pariwisata serta daya beli wisatawan," ujar I Made Suparta saat membacakan pandangan umum fraksi.

Karena itu, Fraksi Golkar mendorong Pemkab Badung melakukan intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi sumber-sumber pendapatan daerah agar kapasitas fiskal daerah menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

Selain itu, Fraksi Golkar juga menyoroti realisasi belanja daerah yang baru mencapai Rp8,3 triliun atau sekitar 64,5 persen dari target. Rendahnya serapan tersebut dinilai mencerminkan belum optimalnya pelaksanaan program pembangunan, terutama pada belanja modal yang realisasinya hanya mencapai 47,19 persen.

"Hal tersebut mencerminkan bahwa alokasi dan penyerapan anggaran belum mampu menghasilkan output pembangunan yang optimal sesuai prinsip value for money," tegasnya.

Atas kondisi tersebut, Fraksi Golkar mendesak pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja, khususnya belanja infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.

Sebagai langkah diversifikasi pendapatan daerah, Fraksi Golkar juga mengusulkan penguatan sektor pertanian melalui pengembangan sentra agrowisata, peningkatan bantuan sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk, dan alat tepat guna, peningkatan pendampingan penyuluh pertanian, pemberian jaminan pemasaran hasil panen serta asuransi gagal panen, hingga pembangunan industri pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah produk.

Dengan berbagai catatan tersebut, Fraksi Partai Golkar menyatakan setuju agar Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. 

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.