Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transformasi Mutu Layanan Melalui Aplikasi Mobile JKN Memberikan Berbagai Kemudahan Untuk Putri

JKN mobile
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Salah satu komitmen dari BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah selalu meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Peningkatan layanan kesehatan pada program JKN dapat terwujud dengan berbagai inovasi terkini melalui transformasi digital seiring dengan kemajuan teknologi saat ini. Seperti halnya yang dirasakan oleh Putri sebagai salah satu peserta JKN ditemui ketika melakukan pemeriksaan kesehatan untuk anaknya di Klinik Penta Medica Denpasar.

Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3, Putri mengungkapkan pengalamannya terkait program JKN dan beberapa kemudahan yang didapatkan dengan adanya transformasi digital seperti aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi Mobile JKN, kini peserta JKN dapat mengakses segala layanan program JKN dimanapun dan kapapun.

“Aplikasi Mobile JKN benar-benar sangat membantu sekali dengan adanya banyak fitur layanan kesehatan. Selain itu cara menggunakannya pun sangat mudah menurut Saya,” ungkap Putri.

Selain itu, Putri juga menambahkan bahwa pada saat melakukan pemeriksaan anaknya di Klinik Penta Medica Denpasar, Putri memanfaatkan salah satu fitur di aplikasi Mobile JKN yaitu antrean online. Saat itu, anaknya melakukan pemeriksaan gatal, luka dan bernanah pada kakinya. Dengan antrean online, Putri tidak perlu mununggu lama untuk mengantre pada saat melakukan pemeriksaan anaknya.

“Proses pendaftaran layanan antrean online sangat mudah sekali, cukup dengan memilih poli sesuai dengan penyakit yang diderita, pilih tanggal pemeriksaan, pilih tenaga medis, dan isi keluhannya,” tegas Putri.
Hadirnya Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu wujud nyata bahwa BPJS Kesehatan selalu ingin memberikan pelayanan yang terbaik melalui transformasi digital. Seperti hal nya saat ini dengan kemajuan teknologi informasi yang membuat masyarakat ingin semuanya serba muda, cepat dan setara. Kemudahan dan kecepatan akses layanan kesehatan dapat terwujud apabila seluruh peserta JKN dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui Aplikasi Mobile JKN.

“Saya bisa cek status kepesertaan, mendaftar pelayanan kesehatan, perubahan data dan yang paling saya takjub yaitu dapat melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan hingga konsultasi dengan dokter cukup dengan satu Aplikasi Mobile JKN,” ungkap Putri.

Pemeriksaan riwayat kesehatan dapat dilakukan oleh peserta JKN melalui aplikasi mobile JKN pada menu pilihan Skrining Riwayat Kesehatan. Skrining Riwayat Kesehatan dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN untuk mengetahui kondisi tubuh secara keseluruhan dan mencegah apabila terdeteksi potensi risiko penyakit serius.  Dengan demikian dapat dilakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah risiko penyakit serius seperti mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik yang diperlukan dan mengelola stress sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih sehat.

“Informasi dari hasil skrining riwayat kesehatan membuat saya tersadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dengan menjaga pola makan, berolahraga dan memeriksakan kesehatan secara berkala,” ungkap Putri.
Selain itu, Putri juga menyampaikan harapan agar BPJS Kesehatan terus meningkatkan berbagai layanan kesehatan program JKN melalui berbagai transformasi digital untuk mendukung kemudahan akses dan percepatan penanganan medis bagi peserta JKN.

“Semoga pelayanan dengan menggunakan JKN semakin baik dan terus bertransformasi menuju layanan kesehatan yang mudah, cepat dan setara,”ujar Putri.

BPJS Kesehatan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan berbasis digital dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta JKN.

Selain aplikasi mobile JKN, terdapat juga kanal layanan online yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN mendapatkan akses informasi layanan kesehatan. Kanal layanan online tersebut yaitu Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165 dan BPJS Kesehatan Care Center 165.

wartawan
KSM
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.