balitribune.co.id I Singaraja - Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial AM berhasil diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindak penganiayaan dengan senjata tajam di kawasan Menjangan Dynasty Resort, Desa Pejarakan, Selasa (5/5/2026) malam.
Peristiwa penusukan tersebut terjadi sekitar pukul 20.05 WITA. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan beberapa sumber menyebutkan, pelaku awalnya berpura-pura ingin melakukan inspeksi kamar. Namun saat didekati oleh petugas front office (FO), pelaku tiba-tiba menyerang dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil berwarna putih jenis Suzuki Fronx dengan nomor polisi DK 1461 FCG.
Mendapat laporan dari Polres Buleleng melalui layanan Taruna Service sekitar pukul 20.47 WITA, melakukan kontak ke jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penjagaan di sejumlah titik keluar-masuk kawasan pelabuhan.
Sekitar pukul 23.37 WITA, petugas berhasil menemukan dan mengamankan pelaku di pinggir jalan depan ruko Manuver, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Saat itu, pelaku berada di dalam mobil yang digunakan saat melarikan diri.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah pisau, satu unit telepon genggam, paspor, surat izin mengemudi, serta kendaraan yang digunakan pelaku.
Setelah diamankan di Markas Komando Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, pelaku kemudian diserahkan kepada pihak Polres Buleleng pada Rabu (6/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.10 WITA untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Ia benar untuk selanjutnya ditangani Reskrim,"ujar AKBP Ruzi Gusman, Rabu (6/5/2026).
Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pelaku beserta barang bukti dari Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut. Sementara itu, korban diketahui mengalami luka akibat serangan dan telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RS Prof Ngoerah Denpasar.