Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usung Nilai-Nilai Kemanusiaan, Universitas Udayana dan ICRC Tandatangani MoU

Bali Tribune / MoU - Unud dan ICRC menandatangani MoU di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Unud Kampus Jimbaran, Jumat (19/8).

balitribune.co.id | Jimbaran - Universitas Udayana dan The International Committee of the Red Cross (ICRC) mengawali kerjasama secara formal yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) oleh kedua belah pihak bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Unud Kampus Jimbaran, Jumat (19/8).

Penandatanganan MoU dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Hukum Universitas Udayana dan ICRC. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi mewakili Rektor Unud, Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana, Perwakilan Panglima Komando Daerah Militer IX Udayana, Perwakilan Kepala Polisi Daerah Bali, Kepala Delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia, para dosen dan mahasiswa dari Fakultas Hukum. 

Wakil Rektor Prof. Dr.dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan atas nama civitas akademika Universitas Udayana menyambut baik kerjasama yang diinisiasi Fakultas Hukum terutama yang menyangkut nilai kemanusiaan yang ada di Bali. Melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika serta masyarakat luas dan semakin menguatkan kolaborasi antara Universitas Udayana, khususnya Fakultas Hukum dengan ICRC yang dikuatkan dalam dokumen kerjasama Para Pihak. 

Kepala Delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Alexandre Faite dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini adalah untuk mencari pertautan konsep yang berlaku luas dalam masyarakat dan berlaku universal yaitu tentang kemanusiaan. Program dari ICRC ini akan menjadi program yang sangat panjang dengan konsep kemanusiaan yang sangat luas. Kerjasama antara ICRC dengan Universitas Udayana diharapkan dapat mengeksplorasi adat istiadat beserta nilai-nilai kemanusiaan yang ada di Bali. Pihaknya berharap MoU yang ditandatangani ini dapat memberikan manfaat lebih bagi kedua pihak.

Sementara Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia Sudirman Said dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia akan menghadapi isu-isu permasalahan kemanusiaan oleh karena itu gerakan palang merah seluruh dunia diminta bersiap untuk menjadi pelayan kemanusiaan. Menyebarluaskan nilai-nilai kemanusiaan merupakan tugas dari palang merah. PMI sangat berterima kasih kepada pihak Universitas Udayana karena sudah memfasilitasi kegiatan seminar beserta bersedia melakukan MOU dan PKS dengan ICRC.

 

 
wartawan
ARW
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.