Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Vaksin Sinovac Aman dan Tingkatkan Imunitas Tubuh

Bali Tribune/ Prof Dr IGN Kade Mahardika
Balitribune.co.id | Denpasar - Salah seorang anggota Tim Percepatan Vaksinasi Covid-19 Nasional Prof Dr IGN Kade Mahardika menegaskan, vaksin Sinovac yang didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia dipastikan aman.
 
Pasalnya, setiap tahapan vaksinasi telah melalui uji klinis dengan melibatkan sejumlah pakar kesehatan dunia. Menggunakan peralatan kesehatan yang semakin canggih dan cepat serta didukung beberapa sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan berkualitas. 
 
"Pengembangan vaksin yang cepat itu dimungkinkan, karena teknologi untuk mengujinya sudah tersedia. Saya sebagai ahli, pada tahun 1960 - 1970 perlu waktu lima tahun untuk mengembangkan bibit vaksin. Namun, kali ini hanya butuh waktu satu bulan untuk lakukan uji klinis vaksin," kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (Unud), di Denpasar, Rabu (13/1).
 
Pria yang juga Ahli Virologi Unud tersebut menuturkan, keamanan vaksin itu ditandai dengan lesensi resmi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). Vaksin produksi Sinovac buatan China ini telah melalui tahapan praklinis terhadap hewan coba. Fase I diikuti 30 relawan, fase II melibatkan 300 sampai 400 relawan, sedangkan fase III menyertakan 3.000 relawan. 
 
Dimana, pada setiap fase pengembangan vaksin ini harus menunjukkan data keamanan dan data efektivitas yang ideal. "Data efektivitas dan data keamanan itu tidak bisa dikompromikan," ujar Profesor Kade Mahardika, seraya mensyukuri kehadiran vaksin tersebut sebagai anugerah dari Tuhan kepada manusia agar bisa segera keluar dari pandemi Covid-19.
 
Adapun tujuan dari vaksinasi ini untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang tergolong berisiko tinggi seperti para tenaga kesehatan (nakes). Juga dapat menurunkan kemampuan virus agar tidak mudah menular ke orang lain, sehingga diharapkan daya tular virus dapat menurun secara drastis. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.