Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Virus Demam Babi Afrika (ASF) merebak di NTT, Australia serahkan alat deteksi virus ASF seharga Rp 1,4 Miliar

Bali Tribune / BANTUAN - Pemerintah Australia menyerahkan alat deteksi virus penyakit Demam Babi Afrika (ASF) kepada Wakil Gubernur NTT, Bapak Josef Adrianus Nae Soi, di Kantor Gubernur NTT, Kupang, Selasa (7/2).
balitribune.co.id | Kupang - Mendukung Pemerintah NTT dalam upaya pemulihan sektor peternakan babi, Pemerintah Australia menyerahkan alat deteksi virus penyakit Demam Babi Afrika (ASF) kepada Wakil Gubernur NTT, Bapak Josef Adrianus Nae Soi, di Kantor Gubernur NTT, Kupang, Selasa (7/2).
 
Dengan nilai Rp 1,4 miliar, alat diagnostik Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP), dan reagen terkait yang dikirimkan sebagai bagian dari paket, dapat mendeteksi virus ASF pada babi. Alat ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah NTT dalam upaya pemulihan sektor babi di Provinsi NTT mengingat diagnosis dapat dilakukan lebih cepat, sehingga tindakan pengendalian dapat segera dilakukan.
 
NTT memiliki populasi babi terbesar di Indonesia. Pada tahun 2020, penularan cepat virus ASF di NTT mengakibatkan kematian lebih dari 500.000 ekor babi dan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi peternak dan rumah tangganya. Wabah baru virus ASF kembali membuat NTT menjadi daerah yang paling terdampak di Indonesia baik secara ekonomi maupun budaya.
 
Selain penyerahan LAMP, Pemerintah Australia melalui Program Australia Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture (PRISMA) dan Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) juga akan melakukan kegiatan peningkatan kapasitas (Bimbingan Teknis), Lokakarya, dan Training of Trainers (ToT) dengan sasaran petugas lapangan veteriner dan teknisi laboratorium. Selain membantu produsen ternak, dampak dari penggunaan LAMP juga diharapkan dapat memberikan dorongan ekonomi bagi pelaku pasar yang terlibat dalam perdagangan ternak dan produk turunannya.
 
“Saya sangat berterima kasih kepada Australia yang sudah memberikan alat ini untuk NTT. Dengan alat ini saya harap bisa mengobati kecemasan masyarakat akan keganasan virus ASF ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” ujar Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi.
 
“Kami sangat bahagia petani skala kecil dan pengusaha yang terlibat di sektor babi akan mendapatkan akses terhadap fasilistas pengujian penyakit hewan yang tersedia di Pulau Sumba, Flores dan Timor. Hal ini akan membuat ternaknya petani aman dan pendapatannya terlindungi, selagi sektor babi ini pulih dari Virus Demam Babi Afrika” kata Nina FitzSimons, CEO, PRISMA. 
 
“Penanganan ASF di NTT membutuhkan kerjasama multi pihak. Dengan menyerahkan alat deteksi virus ASF (LAMP) sekaligus membangun kapasitas petugas lapangan dan teknisi laboratorium kami mendukung Pemerintah NTT dalam memulihkan sektor peternakan babi secara cepat." tandas John Leigh, Direktur Program AIHSP.
 
Hadir dalam penyerahan tersebut adalah Bapak Josef Adrianus Nae Soi (Wakil Gubernur NTT), Ibu Lulu Wardhani (Kedutaan Australia), Bapak Melki Angsar (atas nama Kepala Dinas Peternakan-NTT), Ibu Nina FitzSimons (Chief Executive Officer-PRISMA), Bapak John Leigh (Direktur Program-AIHSP), dan Bapak Alfonsus Theodorus (plt Kepala Badan Penelitian, Perencanaan, dan Pengembangan Daerah-NTT) beserta pejabat lainnya.
wartawan
RED
Category

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balap Sepeda Bocah Berujung Kasus Hukum, Dua Joki Diamankan Polres Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Aksi balap sepeda liar yang disertai perjudian di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliuntu, Buleleng, dibongkar Polres Buleleng. Sebanyak 32 orang diamankan, 30 di antaranya masih di bawah umur. Polisi menyita uang taruhan Rp3,06 juta, dua sepeda yang telah dimodifikasi, serta tiga ponsel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.